Hindari Lelang, Oknum Dinas PU Inhu Pecah Proyek jadi PL

- Penulis

Kamis, 17 November 2016

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENGAT, Tribunriau-
Untuk menghindari lelang, diduga sebagian proyek di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dipecah untuk dijadikan paket pengerjaan langsung (PL).

Demikian dikatakan R Asri, salah seorang pegiat LSM di Kabupaten Inhu kepada Tribunriau baru-baru ini.

“Di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Indragiri Hulu (Inhu), Riau malah menggunakan metode Pengadaan Langsung (PL), diduga untuk memecah paket Pengadaan menjadi beberapa paket dengan maksud menghindari proses lelang,” ujarnya.

Ditambahkannya, hal tersebut diduga disebabkan Kelalaian TAPD yang mengakomodir usulan nilai paket pekerjaan yang dipecah untuk menghindari proses pelelangan. Akibatnya kegiatan yang dianggarkan berpotensi tidak sesuai dengan asas pengelolaan keuangan daerah yaitu efektif, efisien dan ekonomis.

R. Asri memaparkan bahwa di Dinas PU Inhu di Bidang Bina Marga terdapat 116 paket proyek yang di-PL-kan dengan dana Rp19.765.000.000 yang dibagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama proyek aspirasi punya oknum dewan berjumlah 81 paket proyek yang di PL kan dengan nilai pagu Rp14.288.000.000. Dan yang kedua punya Bidang Bina Marga berjumlah 35 paket proyek yang di PL kan dengan nilai Rp5.477.000.000.

“Berarti ada indikasi oknum di sana yang diduga sembunyikan proyek yang di-PL-kan,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Bina Marga, Nopriandi alias Bujang Ateng saat dikonfirmasi membantah adanya proyek di Bina Marga. “Semua paket proyek PL punya aspirasi milik dewan,” jelasnya.

Begitu juga Sekretaris Dinas PU Inhu, Yelpidar ketika ditanya tentang rumor dugaan proyek yang diduga dijual, Yelpidar membantah rumor tersebut. “Tidak benar itu, saya dapat juga info itu, diduga ada oknum di dalam menuding saya jual proyek kepada oknum rekanan,” bantah Yelpidar.

Di tempat terpisah, Deari Zamora salah seorang oknum DPRD Inhu malah marah-marah saat ditanya tentang dugaan semua paket proyek PL di Bidang Bina Marga berasal dari aspirasi dewan. “Tidak benar hal tersebut, yang jelas masih banyak paket proyek yang di-PL-kan punya Bidang Bina Marga,” tegasnya.

Untuk diketahui, Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Pasal 39 Ayat 4 bahwa PA/KPA dilarang menggunakan metode Pengadaan Langsung sebagai alasan untuk memecah paket Pengadaan menjadi beberapa paket dengan maksud menghindari proses lelang.

Penulis: Harmaein Pilianglowe/Yoveldi

Berita Terkait

BNNK dan Bea Cukai Dumai Gagalkan Penyelundupan 5,3 Kg Sabu dari Malaysia, Disembunyikan di Dinding Koper
Polsek Sungai Sembilan Gelar Razia Sarang Narkoba, Tiga Orang Diamankan Bersama Barang Bukti
Polres Dumai Amankan 10 Butir Diduga Ekstasi di Ratu Sima, Perempuan Berinisial WSA Diperiksa
Kampung Dalam Dumai Kembali Dirazia, Enam Orang Positif Metamfetamina Diamankan Tim Gabungan
Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?
Pengeroyokan Maut di Dumai: Empat Orang Diamankan, Korban Tewas akibat Perdarahan Otak
Polres Dumai Ungkap Kasus Pengeroyokan yang Menyebabkan Korban Meninggal Dunia, Empat Orang Diamankan
Polsek Dumai Barat Ungkap Kasus Dugaan Penggelapan Inti Kelapa Sawit, Dua Sopir Diamankan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:45 WIB

BNNK dan Bea Cukai Dumai Gagalkan Penyelundupan 5,3 Kg Sabu dari Malaysia, Disembunyikan di Dinding Koper

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:34 WIB

Polsek Sungai Sembilan Gelar Razia Sarang Narkoba, Tiga Orang Diamankan Bersama Barang Bukti

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Polres Dumai Amankan 10 Butir Diduga Ekstasi di Ratu Sima, Perempuan Berinisial WSA Diperiksa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kampung Dalam Dumai Kembali Dirazia, Enam Orang Positif Metamfetamina Diamankan Tim Gabungan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?

Berita Terbaru