DUMAI – PT SMART Tbk melalui Departemen Downstream Community Economic Empowerment (DS CEE) bersama PT Ivo Mas Tunggal menggelar pelatihan dasar manajemen keuangan dan pemasaran bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan di Kota Dumai, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Rapat Wan Dahlan Ibrahim (WDI) tersebut menjadi proyek percontohan (pilot project) pembinaan UMKM yang akan menjadi fondasi program pendampingan secara intensif bagi pelaku usaha terpilih pada 2027.
Pelatihan ini difokuskan pada penguatan pemahaman dasar mengenai tata kelola keuangan dan strategi pemasaran. Kedua aspek tersebut dinilai penting untuk membantu pelaku UMKM mengelola usaha secara lebih terarah, meningkatkan daya saing, serta membuka peluang pengembangan bisnis.
Kegiatan ini dihadiri Head of HRGA PT Ivo Mas Tunggal Voukhe C. Kalangi, Head of Downstream Community Economic Empowerment (DS CEE) Pani Zaristian, serta Ibu Wali Kota Dumai Hj. Leni Ramaini.
Dalam sambutannya, Voukhe C. Kalangi menegaskan komitmen PT Ivo Mas Tunggal dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Menurutnya, penguatan kapasitas UMKM di sekitar wilayah operasional perusahaan diharapkan tidak hanya berdampak pada perkembangan usaha, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan penyerapan tenaga kerja bagi masyarakat setempat.
“Dukungan perusahaan dalam kegiatan CSR ini diharapkan dapat memperkuat UMKM. Jika UMKM semakin kuat, maka dapat meningkatkan serapan tenaga kerja di sekitar area unit refinery Lubuk Gaung PT SMART Tbk (PT Ivo Mas Tunggal),” ujar Voukhe.
Dukungan tersebut menjadi salah satu upaya mendorong UMKM agar mampu berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian masyarakat di sekitar kawasan industri.
Sementara itu, Head of DS CEE Pani Zaristian menyampaikan bahwa pelatihan tersebut merupakan langkah awal untuk mengenali lebih dekat potensi, kebutuhan, serta tantangan yang dihadapi pelaku UMKM di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Ia menjelaskan, perusahaan merencanakan program pembinaan yang lebih intensif pada tahun depan bagi UMKM terpilih. Karena itu, pertemuan kali ini menjadi momentum untuk membangun komunikasi sekaligus memetakan potensi usaha yang dapat dikembangkan.
“Ini adalah bentuk dukungan terhadap UMKM yang telah hadir dan membersamai masyarakat sekitar refinery unit Lubuk Gaung. Tahun depan, kami akan melakukan pembinaan UMKM secara intensif kepada UMKM terpilih,” jelas Pani.
Ia berharap, melalui pendekatan pendampingan yang berkelanjutan, pelaku UMKM dapat meningkatkan kemampuan dalam mengelola keuangan, menyusun strategi pemasaran, serta mengembangkan usaha sesuai potensi masing-masing.
Dukungan terhadap penguatan UMKM juga disampaikan Ibu Wali Kota Dumai Hj. Leni Ramaini yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan pelatihan tersebut.
Ia berharap pelatihan ini dapat menjadi kesempatan bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan keterampilan, memperluas jejaring bisnis, dan mempersiapkan diri menghadapi persaingan pasar yang semakin dinamis.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Harapannya, dari sesi pelatihan ini UMKM dapat meningkatkan jejaringnya serta meningkatkan skill usaha, sehingga siap bersaing dan menjadi sektor andalan Kota Dumai,” tutur Hj. Leni.
Menurutnya, pengembangan UMKM membutuhkan peningkatan kapasitas pelaku usaha, termasuk dalam pengelolaan keuangan dan pemasaran, agar usaha yang dijalankan dapat tumbuh secara berkelanjutan.
Pelatihan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme para peserta. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun UMKM yang lebih kompetitif sekaligus memperkuat sinergi antara perusahaan dan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Dumai.






