Ini Identitas Pemenggal Wartawan Amerika

- Penulis

Kamis, 21 Agustus 2014

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Scren Shot video Eksekusi yang dilakukan ISIS

Tribunriau- Pemerintah Inggris kini tengah memburu pemenggal wartawan Amerika Serikat, James Wright Foley, yang diduga merupakan warga mereka. Laman Dailymail, Rabu, 20 Agustus 2014 melansi,r kendati belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Inggris soal identitas pelaku, namun pemenggal Foley merupakan salah satu pejuang jihad yang dikenal dengan sebutan “The Beatles”.

Dia diketahui salah satu agen operasional yang dipercaya pada awal tahun ini sebagai negosiator pertukaran sandera. Menurut mantan sandera yang pernah ditahan, dia meyakini pembunuh James merupakan warga London dan dikenal dengan nama “John”. 
Mantan sandera yang tidak disebut namanya oleh Dailymail itu mengaku pernah ditahan di kota Raqqa, Suriah. Dia menyebut John sebagai sosok yang pintar, terdidik dan pengikut ajaran Islam radikal. 
Masih menurut pengakuan mantan sandera itu, pria tersebut juga dipanggil dengan sebuatan “John” oleh tawanan lainnya. Sementara rekan sesama pejuang Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) lainnya menyebut dia “The Beatles” karena berasal dari Inggris. 
Keyakinan itu kian menguat karena bila didengar dari suara yang muncul di video propaganda berdurasi lima menit itu, aksen cara berbicara pelaku mirip aksen warga London bagian timur. 
Sementara agen intelijen Inggris menggunakan teknik pengenal suara untuk mengidentifikasi pelaku pembunuh jurnalis berusia 40 tahun itu. Mereka harus berhati-hati menganalisa dan memastikan suara yang terekam di video itu milik pelaku bukan pengisi suara. 
Pemerintah Inggris Terkejut
Fakta keterlibatan warga Inggris dalam video pemenggalan sadis itu membuat Perdana Menteri David Cameron syok. 
“Saat ini kami memang belum dapat mengidentifikasi pelaku pemenggalan. Namun, dari semua petunjuk yang ada kemungkinan pelaku merupakan warga Inggris. Dan hal itu sangat mengejutkan,” ungkap Cameron. 
Dia pun menyadari banyak warga Inggris telah berangkat ke Suriah dan Irak untuk bergabung dengan kelompok ekstrimisme dan tindak kekerasan. Data dari laman Dailymail menyebut ada sekitar 500 warga Inggris yang telah berangkat ke sana. 
Sementara 250 warga lainnya diprediksi telah kembali ke Inggris. Polisi dan agen intelijen terus berupaya untuk memantau aktivitas mereka. 
“Kami terus melipatgandakan upaya untuk menghentikan mereka berangkat ke sana dan menyita paspor mereka. Kami juga menangkap mereka yang terbukti bergabung ke dalam kelompok tersebut,” papar Cameron. 
Pemerintah Inggris, imbuh Cameron, juga menarik semua materi berbau kekerasan yang ada di dunia maya. 
Sementara di mata pengajar pusat kajian radikalisasi di King’s College London, Shiraz Maher, pada faktanya warga Inggris memang telah menjadi bagian dari para pejuang yang kejam dan ganas. “Sayangnya itu bagian dari cara radikalisasi mereka,” kata Maher. 
Akademisi lainnya kemarin juga ramai-ramai menyerukan agar menghentikan peredaran video pemenggalan Foley. Menurut mereka, potongan video itu, justru membantu membuat Muslim Inggris menjadi semakin radikal dan mendorong mereka menjadi pelaku tindak teror. (vci)

Berita Terkait

BNNK dan Bea Cukai Dumai Gagalkan Penyelundupan 5,3 Kg Sabu dari Malaysia, Disembunyikan di Dinding Koper
Polsek Sungai Sembilan Gelar Razia Sarang Narkoba, Tiga Orang Diamankan Bersama Barang Bukti
Polres Dumai Amankan 10 Butir Diduga Ekstasi di Ratu Sima, Perempuan Berinisial WSA Diperiksa
Kampung Dalam Dumai Kembali Dirazia, Enam Orang Positif Metamfetamina Diamankan Tim Gabungan
Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?
Pengeroyokan Maut di Dumai: Empat Orang Diamankan, Korban Tewas akibat Perdarahan Otak
Polres Dumai Ungkap Kasus Pengeroyokan yang Menyebabkan Korban Meninggal Dunia, Empat Orang Diamankan
Polsek Dumai Barat Ungkap Kasus Dugaan Penggelapan Inti Kelapa Sawit, Dua Sopir Diamankan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:45 WIB

BNNK dan Bea Cukai Dumai Gagalkan Penyelundupan 5,3 Kg Sabu dari Malaysia, Disembunyikan di Dinding Koper

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Polres Dumai Amankan 10 Butir Diduga Ekstasi di Ratu Sima, Perempuan Berinisial WSA Diperiksa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kampung Dalam Dumai Kembali Dirazia, Enam Orang Positif Metamfetamina Diamankan Tim Gabungan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Pengeroyokan Maut di Dumai: Empat Orang Diamankan, Korban Tewas akibat Perdarahan Otak

Berita Terbaru