Penyimpanan Bocor, 500 Kg Minyak Goreng PT Wilmar Tumpah ke Parit Hingga Rugi Ratusan Juta Rupiah

- Penulis

Minggu, 19 April 2015

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tribunriau, DUMAI –
Sekitar 500 Kg minyak goreng siap kemas milik PT Wilmar tumpah ke parit Jalan Yos Sudarso setelah mengalami kebocoran di tempat penyimpanan, Minggu (19/4) pagi.

Warga Kelurahan Datuk Laksamana Kota Dumai Riau pun tak mau ketinggalan untuk mengumpulkan minyak goreng tersebut.

Seorang warga setempat, Ria mengaku mengurungkan niat untuk berolahraga pagi dan memilih membantu orangtuanya mengumpulkan luberan minyak tersebut dengan alat ember dan kain atau busa.
   
“Awalnya mau olahraga sepeda, tapi karena banyak minyak kuning meluber ke parit tidak seperti biasa, jadinya ikut bantu orangtua karena lumayan bisa dijual,” katanya, Ahad (19/4).
   
Dia mengaku, ketika masyarakat mulai mengumpulkan minyak sejak pagi hingga pukul 08.00 WIB dari dalam parit, banyak petugas keamanan dari PT Wilmar bolak balik mengawasi.
   
Luberan minyak yang diduga milik PT Wilmar Dumai ini dianggap warga setempat merupakan berkah karena hasil pengumpulan bisa dijual seharga Rp4 ribu per kilogram ke pihak penampung.
   
“Lumayan dapat rezeki walaupun sedikit karena banyak warga yang mengumpulkan minyak ini,” sebutnya.
   
Warga lain mengaku minyak kuning meluber ke parit ini berasal dari dalam pabrik PT Wilmar yang terbawa arus air pasang laut sehingga mengaliri saluran pembuangan air di pinggir jalan Datuk Laksamana tersebut.
   
“Beberapa polisi kami lihat berdiri di areal pabrik Wilmar, mungkin saja karena minyak yang meluber ke parit ini,” ungkap warga.
   
Camat Dumai Kota, Budi Hasnur ketika dikonfirmasi menyebutkan belum dapat memastikan perusahaan sumber minyak kuning yang tergenang di parit ini, namun secepatnya akan ditelusuri.
   
“Belum tau darimana sumber minyak, tapi saya sudah bertanya langsung ke pihak Wilmar dan mereka janji akan segera mengecek,” sebut dia.

Secara terpisah, Humas PT Willmar, Marwan mengatakan, Tumpahan Minyak Goreng siap kemas tersebut diakibatkan terjadinya Human Error. Selain itu berdasarkan hasil Audit jumlah tumpahan minyak mencapai 500 Kilogram. “Jumlah tumpahan 500 Kilogram dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah,” jelasnya. (isk)

Berita Terkait

Spanduk Larangan Tak Digubris, DLH Dumai Ancam Denda Rp500 Ribu bagi Pembuang Sampah Liar
Karhutla Mengintai, Polsek Langgam Ingatkan Warga Tak Bakar Lahan
Perusakan Hutan Jadi Sorotan, Camat Rupat Utara Hadiri Konferensi Pers Kapolda Riau
Tiga Hotspot Terdeteksi di Riau, BMKG Prakirakan Udara Kabur hingga Berawan
Duta Lingkungan UNRI Dukung Kolaborasi Polda Riau dan Universitas Riau di Bidang Lingkungan
umai Turun Langsung Bersihkan Saluran Air di Gang Taufik
Sinergi Bersama Jaga Kebersihan Lingkungan Dumai Barat
Antisipasi Banjir, Tim Peneliti Pasang Smart River Node di Sungai Dumai

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Spanduk Larangan Tak Digubris, DLH Dumai Ancam Denda Rp500 Ribu bagi Pembuang Sampah Liar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Karhutla Mengintai, Polsek Langgam Ingatkan Warga Tak Bakar Lahan

Jumat, 25 September 2026 - 05:06 WIB

Perusakan Hutan Jadi Sorotan, Camat Rupat Utara Hadiri Konferensi Pers Kapolda Riau

Minggu, 20 September 2026 - 10:42 WIB

Tiga Hotspot Terdeteksi di Riau, BMKG Prakirakan Udara Kabur hingga Berawan

Jumat, 18 September 2026 - 15:21 WIB

Duta Lingkungan UNRI Dukung Kolaborasi Polda Riau dan Universitas Riau di Bidang Lingkungan

Berita Terbaru