Hujan Deras Disertai Angin, Dumai Kembali Cerah

- Penulis

Selasa, 15 September 2015

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat di salah satu sudut kota Dumai bahwasanya kabut asap telah menghilang akibat diguyur hujan serta angin kencang, Selasa (15/08/15)

DUMAI, Tribunriau,
Sekitar pukul 21.00 WIB, Senin (14/08/15) kemarin Kota Dumai diguyur hujan deras yang disertai angin kencang, akibatnya, suasana kota industri yang sebelumnya diselimuti kabut asap kembali cerah.

Pantauan Tribunriau.com, aktifitas warga tampaknya mulai kembali normal, sebelumnya beberapa sekolah sempat meliburkan siswa-siswi dikarenakan tebalnya kabut asap. Hal ini juga terlihat di beberapa pusat perbelanjaan, tampak ibu-ibu sedang sibuk berbelanja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Salah seorang warga Jalan Sultan Hasanuddin, Rendy mengungkapkan kegembiraannya atas hilangnya asap yang beberapa hari ini telah menyelimuti, dirinya merasa dapat menghirup udara segar dan bisa kembali membawa keluarga untuk jalan-jalan sore.

“Alhamdulillah, abis hujan dan angin malam kemarin, sepertinya asap sudah hilang dari peredaran bang,” ujarnya kepada Tribunriau.com, Selasa (15/08/15).

Dirinya berharap pemerintah dapat membuat suatu aturan yang bisa mencegah terjadinya kebakaran hutan/lahan, bukan hanya berkutat kepada sipembakar lahan, namun lebih kepada kewajiban pemilik lahan untuk menghindari dari kebakaran.

“Pemerintah hendaknya mencari solusi yang lebih kongkrit, bisa mencegah kebakaran hutan, jangan hanya berkutat dalam mencari siapa yang membakar, tapi lebih kepada kewajiban sang pemilik dalam memelihara lahannya,” harapnya.

Adanya baliho-baliho atau iklan pencegahan karhutla dari pemerintah, ditambahkannya hanya bersifat penekanan, namun selama ini hal tersebut tidak efektif dan karhutla terus terjadi setiap tahun.

“Dibilang percuma juga tidak, namun faktanya baliho atau iklan pencegahan karhutla tampaknya tidak menurunkan tingkat kebakaran hutan di Riau khususnya Kota Dumai, alangkah baiknya pemerintah mencari solusi lain, daripada membuang uang namun hasilnya tidak efektif,” tutupnya seraya berpamitan dengan Tribunriau.com. (isk)

Berita Terkait

Spanduk Larangan Tak Digubris, DLH Dumai Ancam Denda Rp500 Ribu bagi Pembuang Sampah Liar
Karhutla Mengintai, Polsek Langgam Ingatkan Warga Tak Bakar Lahan
Perusakan Hutan Jadi Sorotan, Camat Rupat Utara Hadiri Konferensi Pers Kapolda Riau
Tiga Hotspot Terdeteksi di Riau, BMKG Prakirakan Udara Kabur hingga Berawan
Duta Lingkungan UNRI Dukung Kolaborasi Polda Riau dan Universitas Riau di Bidang Lingkungan
umai Turun Langsung Bersihkan Saluran Air di Gang Taufik
Sinergi Bersama Jaga Kebersihan Lingkungan Dumai Barat
Antisipasi Banjir, Tim Peneliti Pasang Smart River Node di Sungai Dumai

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Spanduk Larangan Tak Digubris, DLH Dumai Ancam Denda Rp500 Ribu bagi Pembuang Sampah Liar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Karhutla Mengintai, Polsek Langgam Ingatkan Warga Tak Bakar Lahan

Jumat, 25 September 2026 - 05:06 WIB

Perusakan Hutan Jadi Sorotan, Camat Rupat Utara Hadiri Konferensi Pers Kapolda Riau

Minggu, 20 September 2026 - 10:42 WIB

Tiga Hotspot Terdeteksi di Riau, BMKG Prakirakan Udara Kabur hingga Berawan

Jumat, 18 September 2026 - 15:21 WIB

Duta Lingkungan UNRI Dukung Kolaborasi Polda Riau dan Universitas Riau di Bidang Lingkungan

Berita Terbaru