Warga Rupat Keluhkan Kelangkaan Pasir Bangunan, Pemerintah Diminta Segera Ambil Inisiatif

- Penulis

Sabtu, 25 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKALIS — Masyarakat di Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, mengeluhkan kelangkaan pasir bangunan yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir. Akibat kondisi tersebut, sejumlah proyek pembangunan di wilayah itu terhenti dan banyak pekerja serta pengusaha jasa angkutan pasir terpaksa menganggur.

Keluhan ini disampaikan warga kepada awak media, Jumat (24/10/2025). Mereka berharap pemerintah daerah dan pusat segera mencari solusi agar pasokan pasir untuk kebutuhan pembangunan dapat kembali normal.

Salah seorang warga mengungkapkan, kelangkaan pasir terjadi karena adanya larangan dari pemerintah terhadap aktivitas penggalian pasir laut di wilayah Pulau Rupat dan Pulau Ketam.

Tak seharusnya pemerintah melarang pengambilan pasir laut sepenuhnya. Pasir adalah kebutuhan mutlak dalam pembangunan. Kalau pun dilarang karena faktor cuaca atau lingkungan, seharusnya ada pengaturan yang memungkinkan pasokan pasir tetap tersedia,” ujarnya.

Menurut warga lainnya, kebijakan pelarangan ini berdampak luas, tidak hanya pada sektor konstruksi, tetapi juga terhadap perekonomian masyarakat kecil yang menggantungkan hidup dari jasa angkutan material.

Kalau kelangkaan pasir ini terus berlanjut, banyak pekerja dan sopir angkutan akan menganggur. Ekonomi mereka bisa mati,” keluh seorang warga.

Seorang pengawas proyek pembangunan toko di Kecamatan Rupat juga menyampaikan hal serupa.

Ia mengatakan, sejak larangan penggalian pasir diberlakukan, seluruh aktivitas pembangunan di wilayahnya terhambat.

Kami sudah datangkan pekerja dari luar daerah, tapi sekarang mereka tidak bisa bekerja karena tidak ada bahan pasir,” ujarnya.

Sementara itu, warga lainnya yang ditemui di kawasan Jalan Pelajar, Batu Panjang, berharap pemerintah Kabupaten Bengkalis dan Pemerintah Provinsi Riau segera turun tangan.

Kami berharap pemerintah daerah dan pusat, terutama Kementerian ESDM di Jakarta, bisa memberikan solusi positif. Kalau pasir dari perairan Rupat terus dilarang diambil, dampaknya akan semakin luas, bahkan bisa memicu masalah sosial seperti meningkatnya pencurian di kebun warga,” ungkapnya.

Masyarakat berharap pemerintah segera meninjau ulang kebijakan larangan tersebut atau menyediakan alternatif sumber pasir agar kegiatan pembangunan di Rupat dan sekitarnya dapat kembali berjalan normal.

Penulis: Asmadi

Berita Terkait

Satlantas Polres Dumai Sisir Lokasi Rawan Balap Liar dan Begal, 25 Sepeda Motor Jadi Sasaran Operasi
BNNK dan Bea Cukai Dumai Gagalkan Penyelundupan 5,3 Kg Sabu dari Malaysia, Disembunyikan di Dinding Koper
PT SMART Tbk Perkuat UMKM Dumai, Siapkan Pembinaan Intensif Mulai Tahun Depan
Gencarkan Patroli KOMPAK, Satreskrim Polres Padang Lawas Tingkatkan Langkah Preventif Bersama Polsek Barumun Tengah
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Polres Dumai Bidik 10 Pelanggaran Prioritas
Polsek Sungai Sembilan Gelar Razia Sarang Narkoba, Tiga Orang Diamankan Bersama Barang Bukti
Musda IV Golkar Padang Lawas Segera Digelar, Ahmad Husein: Seluruh Kader Berpeluang Maju
LAM-R Dumai Tegaskan Dana Hibah 2023–2025 Telah Dilaporkan Secara Transparansi Penggunaan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:36 WIB

Satlantas Polres Dumai Sisir Lokasi Rawan Balap Liar dan Begal, 25 Sepeda Motor Jadi Sasaran Operasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:45 WIB

BNNK dan Bea Cukai Dumai Gagalkan Penyelundupan 5,3 Kg Sabu dari Malaysia, Disembunyikan di Dinding Koper

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:06 WIB

PT SMART Tbk Perkuat UMKM Dumai, Siapkan Pembinaan Intensif Mulai Tahun Depan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:17 WIB

Gencarkan Patroli KOMPAK, Satreskrim Polres Padang Lawas Tingkatkan Langkah Preventif Bersama Polsek Barumun Tengah

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:05 WIB

Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Polres Dumai Bidik 10 Pelanggaran Prioritas

Berita Terbaru