Empat Kecamatan di Rohul Kembali Terendam Banjir

- Penulis

Sabtu, 27 Desember 2014

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Banjir

PASIRPANGARAIAN, Tribunriau-
Menjelang akhir tahun ini, intensitas curah hujan di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) cukup tinggi, sehingga sungai besar dan kecil meluap dan merendam pemukiman.

Akibat meluapnya sejumlah sungai besar dan kecil di empat kecamatan, ribuan rumah warga kembali terendam banjir pada Kamis (25/12/14) lalu hingga Jumat (26/12/14) kemarin.

Sesusai catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rohul, pada Kamis lalu, banjir merendam ratusan pemukiman warga di Desa Tanjung Medan, Kecamatan Tambusai Utara.

Seperti 257 KK atau 178 rumah di RW 02, 232 rumah di RW 06, 131 rumah di RW 04, 8 rumah di RW 05, dan 15 rumah di daerah lain. Akibat banjir, 1.966 jiwa tidak bisa beraktivitas.

Banjir di Tanjung Medan juga sempat merendam 2 masjid, 4 mushola, 2 gedung sekolah yaitu SDN 008 dan MI/Mda, dan 1 gereja.

“Banjir juga merendam 42 petak kolam, dan ikut merendam pasar desa setempat,” kata Kepala Pelaksana BPBD Rohul Aceng Herdiana, Sabtu (17/12/14).

Aceng mengungkapkan banjir disebabkan intesitas curah hujan yang tinggi, mengguyur wilayah Rohul beberapa malam terakhir. Dampaknya, beberapa sungai besar dan kecil meluap.

Selain merendam belasan rumah di Desa Tanjung Medan, banjir juga sempat merendam ratusan pemukiman di Desa Lubuk Kerapat, Kecamatan Rambah Hilir. Termasuk pemukiman warga Desa Kepenuhan Barat Mulia, Kecamatan Kepenuhan.

Banjir ikut merendam ratusan rumah warga Desa Pekan Tebih dan Desa Kepenuhan Hulu, Kecamatan kepenuhan Hulu. Banjir di dua desa itu telah merusak satu gorong-gorong dan memutus jalan menghubungkan Desa Kepenuhan Hulu dengan Desa Kepayang.

Aceng mengakui untuk Desa Sei Mandian, Kecamatan Kepenuhan, pada Rabu (23/12/14) lalu, BPBD dengan warga telah melakukan gotong-royong memperbaiki tanggul sepanjang 50 meter yang jebol.

Saat memperbaiki tanggul itu, BPBD Rohul mengerahkan 2 speed boot untuk melangsir tanah yang telah dimasukkan dalam goni. Aceng memperkirakan, banjir masih merendam Desa Sei Mandian dalam beberapa hari ini.

“Begitu juga dengan Desa Ulak Patian dan Desa Rantau Binuang Sakti (Kecamatan Kepenuhan),” tandas Aceng.(rtc/isk)

Berita Terkait

Spanduk Larangan Tak Digubris, DLH Dumai Ancam Denda Rp500 Ribu bagi Pembuang Sampah Liar
Karhutla Mengintai, Polsek Langgam Ingatkan Warga Tak Bakar Lahan
Perusakan Hutan Jadi Sorotan, Camat Rupat Utara Hadiri Konferensi Pers Kapolda Riau
Tiga Hotspot Terdeteksi di Riau, BMKG Prakirakan Udara Kabur hingga Berawan
Duta Lingkungan UNRI Dukung Kolaborasi Polda Riau dan Universitas Riau di Bidang Lingkungan
umai Turun Langsung Bersihkan Saluran Air di Gang Taufik
Sinergi Bersama Jaga Kebersihan Lingkungan Dumai Barat
Antisipasi Banjir, Tim Peneliti Pasang Smart River Node di Sungai Dumai

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Spanduk Larangan Tak Digubris, DLH Dumai Ancam Denda Rp500 Ribu bagi Pembuang Sampah Liar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Karhutla Mengintai, Polsek Langgam Ingatkan Warga Tak Bakar Lahan

Jumat, 25 September 2026 - 05:06 WIB

Perusakan Hutan Jadi Sorotan, Camat Rupat Utara Hadiri Konferensi Pers Kapolda Riau

Minggu, 20 September 2026 - 10:42 WIB

Tiga Hotspot Terdeteksi di Riau, BMKG Prakirakan Udara Kabur hingga Berawan

Jumat, 18 September 2026 - 15:21 WIB

Duta Lingkungan UNRI Dukung Kolaborasi Polda Riau dan Universitas Riau di Bidang Lingkungan

Berita Terbaru