Setelah Harga Naik, Kini BBM Langka?

- Penulis

Selasa, 7 April 2015

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tribunriau, DUMAI,
Bagaikan jatuh tertimpa tangga, mungkin pribahasa tersebut dapat digunakan untuk menggambarkan
Naiknya harga bahan bakar jenis premium dan solar beberapa waktu diikuti dengan langka-nya BBM tersebut.

Pantauan Tribunriau, Selasa (7/4/15) di beberapa SPBU di kota Dumai, tertulis “Premium Habis”. Salahsatunya adalah SPBU di Jalan Budi Kemuliaan.

Salah seorang konsumen pun merasa jengkel dengan keadaan seperti ini, dikatakannya bahwa pemerintah akan mengupayakan untuk tidak terjadinya kelangkaan BBM, dengan solusi menaikkan harga.

“Dulu, katanya pemerintah atau pengamat di media televisi mengatakan salah satu faktor langka-nya BBM adalag harga yang murah, dan sempat beredar di media sosial statemen biar sedikit mahal tapi tidak langka,” kesal Ricky salah seorang konsumen BBM jenis premium untuk kendaraan roda duanya yang diketahui tinggal di Kecamatan Dumai Kota.

Ditambahkannya, ia tidak mengerti kondisi harga BBM yang naik turun, parahnya lagi turun sedikit dan naiknya tajam.

“Ntah bagaimana, kok bisa turun naik, turun sedikit naiknya selangit, eh malah langka… kacau bang negeri ini,” ungkapnya dengan nada kesal sembari mencoba tertawa kecil menyikapi kebijakan pemerintah.

Parahnya lagi, harga BBM jenis premium di eceran Rp10ribu per liter. Bukan bermaksud menghalangi pedagang eceran, namun yang membuatnya bingung, kenapa stok di eceran selalu ada, sedangkan di SPBU habis.

“Bukan ingin menghalangi rejeki pedagang eceran, namun sepertinya BBM jenis premium sepertinya diborong, terlebih adanya info bahwa harga BBM akan naik lagi karena terpuruknya nilai rupiah,” ujarnya.

Terakhir, ia berharap agar pihak yang berwenang dapat mengontrol penjualan minyak di SPBU, serta dapat mengambil kebijakan yang lebih mementingkan rakyat. (isk)

keterangan foto: ilustrasi

Berita Terkait

Spanduk Larangan Tak Digubris, DLH Dumai Ancam Denda Rp500 Ribu bagi Pembuang Sampah Liar
Karhutla Mengintai, Polsek Langgam Ingatkan Warga Tak Bakar Lahan
Perusakan Hutan Jadi Sorotan, Camat Rupat Utara Hadiri Konferensi Pers Kapolda Riau
Tiga Hotspot Terdeteksi di Riau, BMKG Prakirakan Udara Kabur hingga Berawan
Duta Lingkungan UNRI Dukung Kolaborasi Polda Riau dan Universitas Riau di Bidang Lingkungan
umai Turun Langsung Bersihkan Saluran Air di Gang Taufik
Sinergi Bersama Jaga Kebersihan Lingkungan Dumai Barat
Antisipasi Banjir, Tim Peneliti Pasang Smart River Node di Sungai Dumai

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Spanduk Larangan Tak Digubris, DLH Dumai Ancam Denda Rp500 Ribu bagi Pembuang Sampah Liar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Karhutla Mengintai, Polsek Langgam Ingatkan Warga Tak Bakar Lahan

Jumat, 25 September 2026 - 05:06 WIB

Perusakan Hutan Jadi Sorotan, Camat Rupat Utara Hadiri Konferensi Pers Kapolda Riau

Minggu, 20 September 2026 - 10:42 WIB

Tiga Hotspot Terdeteksi di Riau, BMKG Prakirakan Udara Kabur hingga Berawan

Jumat, 18 September 2026 - 15:21 WIB

Duta Lingkungan UNRI Dukung Kolaborasi Polda Riau dan Universitas Riau di Bidang Lingkungan

Berita Terbaru