Plt Bupati Asmar Pastikan Insentif Pegawai dan ADD Dibayarkan 12 Bulan

- Penulis

Selasa, 14 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ket foto : Pj Bupati Kepulauan Meranti 

MERANTI – Terkait isu yang berkembang di masyarakat bahwa insentif pegawai negeri sipil (PNS) dan Alokasi Dana Desa (ADD) di Kepulauan Meranti hanya dibayarkan 6 bulan di tahun 2024,  Pelaksana tugas (Plt) Bupati H. Asmar pastikan hal itu tidak benar.

Dia mengatakan, saat ini Pemkab Kepulauan Meranti masih menunggu transfer Dana Bagi Hasil (DBH) Migas dari pemerintah pusat.

“Kalau sudah masuk akan segera kita bayarkan. Itu komitmen kita, tahun 2024 ini insentif pegawai, gaji honorer dan ADD dibayarkan full 12 bulan,” tegas Asmar, Selasa (14/5/2024) di Selatpanjang.

Asmar mengaku sangat memahami kondisi yang dihadapi oleh para pegawai dan juga pemerintah desa. Dia juga menginginkan pembayaran insentif dan ADD tersebut cepat dibayarkan, sehingga perputaran ekonomi masyarakat bisa berjalan dengan baik. 

“Makanya saya menginstruksikan Sekda dan Kepala BPKAD untuk terus menggesa dan mencari tahu perkembangannya. Jika ada kendala segera diselesaikan,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kepulauan Meranti Irmansyah menambahkan, insentif pegawai, gaji honorer dan ADD sudah dianggarkan sebanyak 12 bulan di Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Kepulauan Meranti tahun 2024.

“Untuk itu kita minta tidak khawatir dan tidak termakan isu-isu yang tidak benar. Kita minta bersabar, pasti akan dibayarkan,” kata Irman.

Dia mengungkapkan, keterlambatan tersebut diakibatkan jadwal transfer DBH yang belum masuk dan memang dipengaruhi oleh kondisi keuangan negara. 

“Insyaallah akhir Mei ini akan kita cicil, nanti di bulan Juni dan Juli akan kita kelir-kan,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, kondisi keterlambatan pembayaran insentif pegawai tidak hanya terjadi di Kepulauan Meranti, tapi juga di beberapa kabupaten/kota lainnya di Provinsi Riau. (Prokopim)

Berita Terkait

MBG Dipertanyakan: Gratis, Tapi Jangan Sampai Mengorbankan Keselamatan Anak
Pemko Dumai Sambut Rencana Beban Belanja PPPK Dialihkan ke Pemerintah Pusat
Janji Paisal 2020 dan 2024: Mana yang Sudah Terwujud, Mana yang Masih Ditunggu Warga Dumai?
Tim Taekwondo Padang Lawas Borong 18 Medali di Piala Wali Kota Sibolga
DPMPTSP Padang Lawas Dorong Pelaku Usaha Pahami Perizinan Berbasis Risiko melalui OSS
Hotspot Riau Turun Drastis, Tersisa 12 Titik Usai Hujan Mengguyur Sejumlah Wilayah
Warga Bukit Cahaya Gotong Royong Perbaiki Jembatan Kayu yang Mulai Lapuk
Banjir Genangi Sejumlah Wilayah Dumai, Pemko Soroti Kondisi Drainase

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 03:32 WIB

MBG Dipertanyakan: Gratis, Tapi Jangan Sampai Mengorbankan Keselamatan Anak

Minggu, 13 September 2026 - 17:43 WIB

Pemko Dumai Sambut Rencana Beban Belanja PPPK Dialihkan ke Pemerintah Pusat

Minggu, 13 September 2026 - 15:34 WIB

Janji Paisal 2020 dan 2024: Mana yang Sudah Terwujud, Mana yang Masih Ditunggu Warga Dumai?

Minggu, 13 September 2026 - 14:49 WIB

Tim Taekwondo Padang Lawas Borong 18 Medali di Piala Wali Kota Sibolga

Minggu, 13 September 2026 - 11:18 WIB

DPMPTSP Padang Lawas Dorong Pelaku Usaha Pahami Perizinan Berbasis Risiko melalui OSS

Berita Terbaru