Dua Hari Demo, PT Agro Murni Klaim Tekor Miliaran: Operasional Terganggu, Akses Jalan Ikut Terdampak

- Penulis

Jumat, 2 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI – Dua hari aksi unjuk rasa yang mengatasnamakan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) membuat aktivitas operasional PT Agro Murni disebut terganggu. Perusahaan bahkan mengklaim kerugian yang ditimbulkan telah menembus angka miliaran rupiah.

Bukan sekadar aktivitas bongkar muat yang tersendat. Pihak perusahaan menyebut aksi tersebut berdampak terhadap rangkaian kegiatan operasional hingga akses jalan di sekitar kawasan perusahaan.

Klaim kerugian tersebut disampaikan Humas PT Agro Murni, Aulia Kamaruzzaman, Jumat (2/10).

“Selama dua hari aksi berlangsung, PT Agro Murni mengalami kerugian hingga miliaran rupiah. Kerugian ini bukan hanya dari sisi barang, tetapi juga karena terganggunya aktivitas operasional perusahaan,” ujar Aulia.

Di tengah aksi tersebut, PT Agro Murni juga membeberkan posisi hubungan kerja samanya.

Aulia menyebut perusahaan saat ini bekerja sama dengan Koperasi Sungai Sembilan. Untuk kegiatan operasional di lapangan, perusahaan juga menggandeng RKI dan Koperasi Sungai Sembilan.

Sementara terhadap koperasi TKBM yang melakukan aksi, perusahaan menegaskan tidak memiliki hubungan kerja sama.

“PT Agro Murni saat ini hanya bekerja sama dengan Koperasi Sungai Sembilan. Untuk operasional di lapangan, vendor yang bekerja sama dengan perusahaan adalah RKI dan Koperasi Sungai Sembilan. Kami tidak memiliki kerja sama dengan koperasi TKBM yang melakukan aksi tersebut,” katanya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi salah satu poin penting dalam melihat duduk persoalan antara pihak perusahaan dengan massa yang menggelar aksi.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, pihak koperasi TKBM yang melakukan aksi belum memberikan penjelasan mengenai tuntutan, dasar keberatan, maupun tanggapan atas pernyataan PT Agro Murni tersebut.

Persoalan kian melebar ketika perusahaan menyebut dampak aksi tidak berhenti pada aktivitas internal.

Menurut Aulia, akses jalan dan aktivitas masyarakat di sekitar kawasan perusahaan juga ikut terdampak.

“Selain merugikan perusahaan, aksi ini juga berdampak kepada masyarakat sekitar kawasan perusahaan karena mengganggu jalan dan aktivitas yang ada di sekitar lokasi,” ujarnya.

Jika berlangsung berlarut, kondisi tersebut dikhawatirkan semakin menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas di kawasan sekitar perusahaan.

PT Agro Murni mengaku telah meminta kepolisian memfasilitasi mediasi guna mempertemukan pihak-pihak yang terlibat dalam persoalan tersebut.

Perusahaan juga menyebut telah membuat laporan terkait aksi yang dinilai mengganggu aktivitas operasional.

Langkah mediasi kini menjadi salah satu jalan yang diharapkan dapat membuka titik temu, terutama untuk memastikan persoalan tidak terus berkembang menjadi konflik yang berdampak lebih luas.

Saat berita ini diturunkan, aksi unjuk rasa masih berlangsung.

PT Agro Murni berharap persoalan dapat segera diselesaikan melalui jalur komunikasi dan mediasi sehingga aktivitas perusahaan kembali normal.

Di sisi lain, publik masih menunggu penjelasan dari pihak TKBM terkait tuntutan aksi serta dasar persoalan yang melatarbelakangi unjuk rasa tersebut.

Catatan redaksi: Nilai kerugian miliaran rupiah dalam pemberitaan ini merupakan klaim pihak PT Agro Murni. Besaran kerugian dan dampak operasional tersebut belum disertai rincian perhitungan dalam keterangan yang diterima redaksi.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi bagi pihak TKBM, koperasi terkait, maupun pihak lainnya sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Berita Terkait

Satlantas Polres Dumai Sisir Lokasi Rawan Balap Liar dan Begal, 25 Sepeda Motor Jadi Sasaran Operasi
BNNK dan Bea Cukai Dumai Gagalkan Penyelundupan 5,3 Kg Sabu dari Malaysia, Disembunyikan di Dinding Koper
PT SMART Tbk Perkuat UMKM Dumai, Siapkan Pembinaan Intensif Mulai Tahun Depan
Gencarkan Patroli KOMPAK, Satreskrim Polres Padang Lawas Tingkatkan Langkah Preventif Bersama Polsek Barumun Tengah
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Polres Dumai Bidik 10 Pelanggaran Prioritas
Polsek Sungai Sembilan Gelar Razia Sarang Narkoba, Tiga Orang Diamankan Bersama Barang Bukti
Musda IV Golkar Padang Lawas Segera Digelar, Ahmad Husein: Seluruh Kader Berpeluang Maju
LAM-R Dumai Tegaskan Dana Hibah 2023–2025 Telah Dilaporkan Secara Transparansi Penggunaan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:36 WIB

Satlantas Polres Dumai Sisir Lokasi Rawan Balap Liar dan Begal, 25 Sepeda Motor Jadi Sasaran Operasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:45 WIB

BNNK dan Bea Cukai Dumai Gagalkan Penyelundupan 5,3 Kg Sabu dari Malaysia, Disembunyikan di Dinding Koper

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:06 WIB

PT SMART Tbk Perkuat UMKM Dumai, Siapkan Pembinaan Intensif Mulai Tahun Depan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:17 WIB

Gencarkan Patroli KOMPAK, Satreskrim Polres Padang Lawas Tingkatkan Langkah Preventif Bersama Polsek Barumun Tengah

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:05 WIB

Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Polres Dumai Bidik 10 Pelanggaran Prioritas

Berita Terbaru