foto : ilustrasi
BANGKINANG – Aksi balap liar kembali dikeluhkan pengguna jalan. Ratusan pengendara yang diduga terlibat balap liar disebut memenuhi kawasan pintu keluar-masuk Tol Sungai Pinang-Bangkinang, Sabtu (12/9/2026) malam.
Kondisi tersebut membuat pengguna tol khawatir, terutama karena aktivitas balap liar berlangsung di jalur yang juga digunakan kendaraan untuk keluar dan masuk tol. Situasi itu dinilai berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.
Salah seorang warga, H Khairuddin (55), mengaku melihat langsung aktivitas tersebut saat keluar dari pintu tol sekitar pukul 23.05 WIB.
“Pengguna tol resah ulah ratusan balap liar di pintu keluar masuk tol Bangkinang saat kami keluar pintu tol Sabtu malam sekitar pukul 11.05 WIB. Para pembalap liar tidak peduli mobil yang keluar masuk tol sehingga membuat pengguna tol tidak nyaman karena khawatir terjadi kecelakaan,” ujar Khairuddin kepada CAKAPLAH.com, Ahad (13/9/2026).
Menurutnya, keberadaan para pembalap liar di sekitar akses tol membuat pengguna jalan harus lebih waspada ketika melintas.
Khairuddin juga menyesalkan tidak terlihatnya petugas di lokasi ketika aksi tersebut berlangsung. Padahal, menurut dia, lokasi balapan tidak jauh dari markas petugas tol maupun aparat berwajib.
“Padahal markas petugas tol dari lokasi balapan tidak jauh. Begitu juga dengan pihak berwajib juga tak tampak di lokasi,” katanya.
Menanggapi keluhan tersebut, Kasat Lantas Polres Kampar AKP Wulan Afdhalia Ramadhani, S.Tr.K., S.I.K mengatakan pihaknya telah melakukan razia terhadap aksi balap liar pada Sabtu malam hingga Ahad dini hari.
Saat dikonfirmasi CAKAPLAH.com, Ahad (13/9/2026), Wulan menyebut para pelaku balap liar kerap melakukan aksi kucing-kucingan dengan petugas saat penertiban berlangsung.
Meski demikian, polisi berhasil membawa sejumlah pelaku ke kantor Satlantas Polres Kampar untuk ditindaklanjuti. Orang tua pelaku juga dipanggil oleh pihak kepolisian.
“Untuk motor kami tilang,” ujar Wulan.
sumber : cakaplah
editor : feri Windria






