Wako Agung Ajak Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat, Upaya Kendalikan Penyakit

- Penulis

Senin, 15 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan guna mencegah berbagai penyakit yang mengancam tubuh.

Hal ini disampaikan Wako Agung saat mengikuti kegiatan senam jantung sehat dalam rangka pengendalian penyakit prioritas (kardiovaskuler, kanker, jantung, stroke, urinefrologi, dan KIA) di area Car Free Day, Jalan Jendral Sudirman, Minggu (14/9).

Menurutnya, penyakit tidak menular seperti kardiovaskuler, kanker, stroke, oronefrologi, serta masalah kesehatan ibu dan
anak (KIA) menjadi tantangan besar bagi kesehatan masyarakat.

Penyakit-penyakit ini tidak hanya berdampak pada kualitas hidup, tetapi juga pada produktivitas dan pembangunan daerah.

“Oleh karena itu, Pemerintah Kota
melalui Dinas Kesehatan terus berupaya melakukan pencegahan, deteksi dini, dan pengendalian secara terpadu,” kata Wako Agung dalam sambutannya.

Gerakan hari ini adalah bentuk nyata komitmen kita untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat, pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta partisipasi aktif semua pihak dalam menekan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit prioritas tersebut.

Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti penyakit kardiovaskuler, dan kanker serviks saat ini menjadi tantangan besar bagi kesehatan masyarakat di indonesia.

Berdasarkan data riskesdas dan laporan WHO, tren kejadian PTM terus meningkat setiap tahunnya, baik dari segi angka kesakitan maupun kematian.

“Perubahan gaya hidup, pola makan yang
tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, serta faktor risiko seperti hipertensi, merokok, dan obesitas, menjadi penyebab utama
meningkatnya penyakit kardiovaskuler. Penyakit ini meliputi stroke, penyakit jantung koroner, dan gagal jantung, yang sering kali menyebabkan kematian mendadak maupun kecacatan permanen,” paparnya.

Oleh karena itu, perlu dilakukannya gerakan pengendalian penyakit prioritas yang melibatkan berbagai pihak. Tentunya untuk meningkatkan kesadaran, melakukan deteksi dini, mengendalikan faktor risiko, serta membentuk perilaku hidup sehat.(Kominfo 8)

 

Berita Terkait

Tindak Lanjut Layanan 110, Polsek Cerenti Tertibkan Dua Rakit PETI di Sungai Kuantan,10 September, 2026
Komisi Kejaksaan RI Kunjungi Kejari Dumai, Dalami Pengaduan Masyarakat dan Evaluasi Tata Kelola
Kota Idaman Diuji: Ketika Keluhan Kejahatan Terus Mengemuka
Polda Riau Gunakan X Fire dan Drone Tangani Karhutla Siak, Lima Titik Api Berhasil Dipadamkan
Seminar Internasional Budaya Melayu dan Literasi Riau 2026: Merawat Jati Diri Melayu di Tengah Arus Digital
ASIAFI Dumai Dikukuhkan, Dorong Gerakan Hidup Sehat dan Olahraga Berbasis Komunitas
Dugaan Transaksi Kamar Hunian di Rutan Dumai Disorot, Kanwil Ditjenpas Diminta Turun Tangan
Perkuat Sinergi Polri dan Perguruan Tinggi, Dorong Peran Strategis Generasi Muda

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 17:25 WIB

Tindak Lanjut Layanan 110, Polsek Cerenti Tertibkan Dua Rakit PETI di Sungai Kuantan,10 September, 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 17:05 WIB

Komisi Kejaksaan RI Kunjungi Kejari Dumai, Dalami Pengaduan Masyarakat dan Evaluasi Tata Kelola

Sabtu, 12 September 2026 - 16:54 WIB

Kota Idaman Diuji: Ketika Keluhan Kejahatan Terus Mengemuka

Sabtu, 12 September 2026 - 16:48 WIB

Polda Riau Gunakan X Fire dan Drone Tangani Karhutla Siak, Lima Titik Api Berhasil Dipadamkan

Sabtu, 12 September 2026 - 16:44 WIB

Seminar Internasional Budaya Melayu dan Literasi Riau 2026: Merawat Jati Diri Melayu di Tengah Arus Digital

Berita Terbaru