Dibiayai Jenderal Bintang 2, Adik-Kakak Penderita Tulang Kaca di Pekanbaru Berangsur Pulih

- Penulis

Rabu, 22 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


PEKANBARU
  – Dua orang kakak beradik di Pekanbaru bernama Muhammad Rehan (13) dan Fajri (9) yang mengalami kelainan genetik Osteogenesis Imperfecta atau tulang kaca, mulai berangsur pulih. Sang kakak, M Rehan bahkan sudah bisa berdiri. 

Mendengar kabar baik tersebut, Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal langsung datang ke kediaman orang tua Rehan dan Fajri di Jalan Sidomulyo, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, Rabu (22/5/24). 

Sebab, selama ini Iqbal membiayai pengobatan kedua kakak beradik itu sampai sembuh total. Iqbal berkordinasi dengan dokter Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau dalam menangani penyembuhan keduanya.

Awalnya, Iqbal sempat mendatangi M Rehan dan Fajri pada November 2022 silam. Saat itu, Iqbal turut membawa bantuan berupa kursi roda untuk keduanya. Iqbal menanyai sang ibunda kakak beradik itu, Reni Angelina (45). 

Setelah mendengar keluhan Rebi, Iqbal berinisiatif untuk membantu pengobatan Rehan dan Fajri. Pada 17 November 2022, putra pasangan Eko Suharno (59) dan Reni Angelina (43) tersebut, mulai menjalani perawatan intensif.

Kini, tepat satu setengah tahun usai menjalani pengobatan, keduanya mulai berangsur pulih. Saat ditemui Iqbal, Rehan yang kini sudah duduk di bangku kelas 3 SD tersebut sudah mulai bisa berdiri. Bahkan dia sudah bisa berjalan beberapa meter. 

Kondisi ini jauh lebih baik dibanding sebelum mendapat pengobatan dulu. Sebab, dulunya kedua kakak beradik itu tidak bisa berjalan, bahkan kakinya tak bisa dilipat.

“Sebelum diobati, anak-anak sama sekali enggak bisa digerakkan ya nak. Sekarang sudah bisa jalan Alhamdulillah. Semua berkat doa kita semua,” ujar Irjen Iqbal berbincang dengan Rehan.

Iqbal juga turut membawakan beberapa buah tangan. Di antaranya seragam sekolah baru, sepatu, paket buku tulis lengkap, serta bantuan uang tunai. 

Iqbal memberikan bantuan ini diberikan mengingat sebentar lagi akan masuk tahun ajaran baru.

“Harus semangat sekolahnya. Biar bisa main bola. Mau jadi kayak Christian Ronaldo kan? Harus semangat dan terus berdoa,” ucap Iqbal.

Ketua Alumni Akpol 1991 itu mengaku sangat senang melihat perkembangan kesehatan Rehan dan Fajri. Sebagai seorang polisi, kata Iqbal, hal itu merupakan salah satu bentuk tanggung jawab dalam memberikan pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

“Apa yang dialami ananda kita, Rehan dan Fajri tentunya ini merupakan pemberian yang maha kuasa. Apapun itu, kita tetap harus bersyukur. Sudah jadi tanggung jawab kami sebagai polisi untuk memperhatikan masyarakat, memberikan perlindungan serta pengayoman wujud dari Polri Presisi,” jelas Iqbal.

Sementara itu, ibunda Rehan dan Fajri, Reni Angelina mengatakan, saat ini kedua anaknya sudah mulai membaik. Bahkan bila dibanding sebelum mendapat pengobatan, keduanya sering mengalami sakit kaki. Bahkan sebulan bisa dua kali. Hal itu dikarenakan kondisi kelainan genetik pada tulang adik-kakak tersebut.

“Kalau sebelumnya jangankan digerakan, sebulan itu bisa dua kali sakit. Ini Alhamdulillah, sekarang sama sekali ga ada. Bahkan Rehan udah bisa bediri, dan jalan sedikit-sedikit,” sebutnya.

Reni mengucapkan rasa terimakasih yang mendalam kepada Iqbal. Sebab dari awal selain memberikan bantuan, Iqbal jugalah yang menanggung pengobatan Rehan dan Fajri. Bahkan tim dokter dari Biddokes Polda Riau turut memantau secara rutin perkembangan pengobatan.

“Rutin dipantau sama dokter dari RS Bhayangkara. Sebulan sekali diberikan obat-obatan. Mudah-mudahan, ini menjadi amal yang baik bagi Pak Kapolda. Kami berterima kasih banyak atas perhatian dan ketulusan Bapak Kapolda kepada kedua anak kami,” kata Reni.

Berita Terkait

Tindak Lanjut Layanan 110, Polsek Cerenti Tertibkan Dua Rakit PETI di Sungai Kuantan,10 September, 2026
Komisi Kejaksaan RI Kunjungi Kejari Dumai, Dalami Pengaduan Masyarakat dan Evaluasi Tata Kelola
Kota Idaman Diuji: Ketika Keluhan Kejahatan Terus Mengemuka
Polda Riau Gunakan X Fire dan Drone Tangani Karhutla Siak, Lima Titik Api Berhasil Dipadamkan
Seminar Internasional Budaya Melayu dan Literasi Riau 2026: Merawat Jati Diri Melayu di Tengah Arus Digital
ASIAFI Dumai Dikukuhkan, Dorong Gerakan Hidup Sehat dan Olahraga Berbasis Komunitas
Dugaan Transaksi Kamar Hunian di Rutan Dumai Disorot, Kanwil Ditjenpas Diminta Turun Tangan
Perkuat Sinergi Polri dan Perguruan Tinggi, Dorong Peran Strategis Generasi Muda

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 17:25 WIB

Tindak Lanjut Layanan 110, Polsek Cerenti Tertibkan Dua Rakit PETI di Sungai Kuantan,10 September, 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 17:05 WIB

Komisi Kejaksaan RI Kunjungi Kejari Dumai, Dalami Pengaduan Masyarakat dan Evaluasi Tata Kelola

Sabtu, 12 September 2026 - 16:54 WIB

Kota Idaman Diuji: Ketika Keluhan Kejahatan Terus Mengemuka

Sabtu, 12 September 2026 - 16:48 WIB

Polda Riau Gunakan X Fire dan Drone Tangani Karhutla Siak, Lima Titik Api Berhasil Dipadamkan

Sabtu, 12 September 2026 - 16:44 WIB

Seminar Internasional Budaya Melayu dan Literasi Riau 2026: Merawat Jati Diri Melayu di Tengah Arus Digital

Berita Terbaru