Satu IDI Terus Maju, Pengurus Baru Kuansing Didorong Mengabdi dengan Hati

- Penulis

Minggu, 13 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUK KUANTAN – Jas putih mungkin hanya sehelai pakaian, tetapi di balik warnanya tersimpan sumpah, ilmu, tanggung jawab dan harapan manusia yang sedang mencari kesembuhan.

Pesan itulah yang mengemuka dalam pelantikan pengurus baru Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kuantan Singingi (Kuansing) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kuansing, Minggu (13/9/2026).

Pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian susunan kepengurusan. Lebih dari itu, momentum ini menjadi pintu untuk membuka lembaran baru perjalanan IDI Kuansing dalam merawat marwah profesi, mempererat persatuan dan memperluas pengabdian kepada masyarakat.

Sebab sebuah organisasi tidak hanya membutuhkan nama-nama yang mengisi struktur. Ia membutuhkan tangan yang bekerja, pikiran yang terbuka dan hati yang tetap berpihak pada nilai-nilai kemanusiaan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kuansing, H. Muradi, mewakili Bupati Kuansing. Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Kuansing serta perwakilan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Nahkoda baru IDI Cabang Kuansing, dr. Benny, menegaskan bahwa pelantikan bukanlah garis akhir dari sebuah proses organisasi. Justru, setelah prosesi selesai, perjalanan pengabdian baru benar-benar dimulai.

Menurutnya, profesi dokter tidak berhenti pada ruang kuliah, ruang praktik maupun kecanggihan ilmu kedokteran. Di dalamnya terdapat panggilan untuk mengabdikan pengetahuan kepada sesama.

“Profesi dokter bukan hanya tentang ilmu dan keterampilan akademis, tapi merupakan jalan pengabdian. Mengusung tema ‘Satu IDI Terus Maju’, kita mungkin berbeda generasi maupun pandangan, namun kita tetap memiliki satu identitas dan berada di dalam satu rumah besar yang sama, yaitu Ikatan Dokter Indonesia,” tegas dr. Benny.»

Satu IDI, satu rumah, satu langkah.

Perbedaan generasi, pengalaman dan pandangan bukan semestinya menjadi dinding yang memisahkan. Sebaliknya, perbedaan dapat menjadi jembatan untuk saling melengkapi.

Sebab rumah besar akan semakin kokoh bukan karena seluruh penghuninya memiliki suara yang sama, melainkan karena mereka mampu duduk bersama, berbeda pendapat tanpa kehilangan persaudaraan dan mencari jalan terbaik untuk tujuan yang sama.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung Ketua IDI Wilayah Riau, dr. Marhan Efendi, M.H., C.M.C.

Dalam arahannya, dr. Marhan mengingatkan jajaran pengurus baru agar tidak salah menafsirkan arti kepemimpinan.

Jabatan, katanya, bukan kursi empuk untuk dilayani. Jabatan adalah amanah yang harus dipikul dan dipertanggungjawabkan.

“Pengurus IDI Kuansing yang baru melangkah ini harus menanamkan jiwa melayani, bukan ingin dilayani. Jajaran pengurus juga harus senantiasa terbuka dan siap menerima kritik yang membangun demi kemajuan organisasi dan pelayanan medis,” ujar dr. Marhan.

Kritik, dalam konteks organisasi, bukanlah batu yang harus disingkirkan. Kritik justru dapat menjadi cermin untuk melihat bagian yang masih perlu diperbaiki.

Di tengah masyarakat, dokter tidak hanya berhadapan dengan penyakit. Mereka berhadapan dengan kecemasan keluarga, harapan pasien dan doa orang-orang yang menggantungkan kepercayaan kepada tangan seorang dokter.

Karena itu, pelayanan kesehatan membutuhkan lebih dari sekadar kecakapan teknis. Ia membutuhkan empati.

Di sisi lain, Pj Sekda Kuansing H. Muradi mengajak IDI Kuansing memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.

Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan daerah. Dalam mewujudkan visi Kuansing Hebat, IDI diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjawab berbagai tantangan kesehatan masyarakat.

Pemerintah daerah juga berharap pengurus dan seluruh anggota IDI Kuansing mampu menjaga tiga nilai utama dalam menjalankan tugas: profesional, humanis dan berintegritas.

“Pemerintah Daerah sangat berharap IDI Kuansing dapat terus memegang teguh tiga pilar utama dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya, yaitu Profesional, Humanis, dan Berintegritas,” pungkas H. Muradi.

Tiga nilai tersebut bukan sekadar rangkaian kata yang terdengar indah dalam sebuah sambutan.

Profesional menjadi kompas agar ilmu dan kompetensi terus dijaga.

Humanis menjadi denyut hati agar pasien tidak dipandang hanya sebagai angka atau diagnosis.

Sementara integritas menjadi pagar agar kewenangan tetap berada di jalan yang benar.

Kini, tema “Satu IDI Terus Maju” berada di pundak kepengurusan baru IDI Kuansing.

Maju bukan hanya berarti organisasi semakin besar. Maju juga berarti semakin dekat dengan masyarakat, semakin kuat menjaga profesionalisme dan semakin nyata memberikan manfaat.

Sebab ketika seseorang datang ke ruang pelayanan kesehatan dengan wajah cemas dan tubuh yang lemah, yang ia cari bukan hanya dokter dengan ilmu yang tinggi.

Ia mencari seseorang yang mau mendengar.

Ia mencari tangan yang menolong.

Ia mencari hati yang peduli.

Di situlah jas putih menemukan makna terdalamnya.

Ilmu menjadi cahaya, pelayanan menjadi jembatan, dan integritas menjadi jalan untuk merawat kepercayaan masyarakat.

Dan pada akhirnya, kebesaran IDI Kuansing tidak semata-mata diukur dari siapa yang duduk di kursi kepengurusan, tetapi dari seberapa jauh organisasi itu mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang dilayaninya.

(Zul Efendi)

Berita Terkait

Banjir Genangi Sejumlah Wilayah Dumai, Pemko Soroti Kondisi Drainase
Empat Negara Serumpun Bersatu di Dumai, Tantri Subekti Bawa Budaya Melayu ke Pangggung Internasional
2 Penadah Sepeda Motor Hasil Kejahatan Berhasil di Tangkap
Polres Dumai Ungkap Peredaran 1.365,5 Butir Diduga Ekstasi dan 12 Cartridge Etomidate, Dua Tersangka Diamankan
Tindak Lanjut Layanan 110, Polsek Cerenti Tertibkan Dua Rakit PETI di Sungai Kuantan,10 September, 2026
Komisi Kejaksaan RI Kunjungi Kejari Dumai, Dalami Pengaduan Masyarakat dan Evaluasi Tata Kelola
Kota Idaman Diuji: Ketika Keluhan Kejahatan Terus Mengemuka
Polda Riau Gunakan X Fire dan Drone Tangani Karhutla Siak, Lima Titik Api Berhasil Dipadamkan

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 06:49 WIB

Banjir Genangi Sejumlah Wilayah Dumai, Pemko Soroti Kondisi Drainase

Minggu, 13 September 2026 - 06:13 WIB

Satu IDI Terus Maju, Pengurus Baru Kuansing Didorong Mengabdi dengan Hati

Minggu, 13 September 2026 - 06:07 WIB

Empat Negara Serumpun Bersatu di Dumai, Tantri Subekti Bawa Budaya Melayu ke Pangggung Internasional

Minggu, 13 September 2026 - 04:52 WIB

2 Penadah Sepeda Motor Hasil Kejahatan Berhasil di Tangkap

Minggu, 13 September 2026 - 04:44 WIB

Polres Dumai Ungkap Peredaran 1.365,5 Butir Diduga Ekstasi dan 12 Cartridge Etomidate, Dua Tersangka Diamankan

Berita Terbaru

Berita

2 Penadah Sepeda Motor Hasil Kejahatan Berhasil di Tangkap

Minggu, 13 Sep 2026 - 04:52 WIB