Warga Trans Unungbatu IV Unras, Minta Bupati PMA Berhentikan Kepala Desa

- Penulis

Jumat, 5 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG LAWAS – Terkait Kelakuan Kepala Desa) Ujung Batu IV, inisial ES yang sempat viral karena dugaan keterlibatannya dalam video asusila yang tidak senonoh beredar luas di media sosial baru baru ini.

Hal tersebut membuat Ratusan warga Desa Trans Ujung Batu IV, Kecamatan Hutaraja Tinggi (Huragi), Kabupaten Padang Lawas, kembali melakukan Unjuk Rasa (Unras) Damai dengan mendatangi Kantor Bupati, Jumat (5/12/25) sore.

Kedatangan ratusan massa tersebut meminta Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan SE (PMA) supaya segera menonaktifkan kembali Kepala Desa Trans Ujung Batu IV inisial ES dan membeehentikannya secara permanen.

Setelah massa tiba di halaman kantor bupati, tidak berselang lama, beberapa perwakilan warga memasuki ruang aula untuk mengikuti rapat tertutup yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) H.Panguhum Nasution MAP dan dihadiri instansi terkait serta Wakil Ketua DPRD H.Mhd Dayan Hasibuan SH beserta anggota DPRD Fraksi Golkar Ibnu Kotob SE.

Amatan Media, reaksi amarah massa mulai memanas usai mendengar hasil rapat tertutup yang dipimpin Sekda tidak sesuai dengan harapan mereka.

Melihat situasi semakin memanas, Sekda Panguhum dengan didampingi Wakil Ketua DPRD H.Mhd Dayan Hasibuan SH bersama Anggota DPRD Ibnu Kotob SE dikawal langsung Oeh Kasat Binmas Polres Padang Lawas Iptu G.Harahap bersama puluhan Personil dan Kasatpol PP Damkar Agus Saputra Daulay SH, MM langsung hadir di hadapan massa untuk memberikan penjelasan hasil rapat, serta meminta waktu satu minggu kepada Pemerintah Kabupaten Padang Lawas untuk mengambil keputusan terkait tuntutan massa.

“Semua butuh proses bapak ibu sekalian, jangan terburu-buru karena banyak tahapan yang harus kita lalui. Pemerintah Kabupaten Padang Lawas juga sudah merespons apa yang menjadi tuntutan masyarakat. Jadi mohon bersabar, kami minta waktu satu minggu untuk memberikan keputusan,” ujar Panguhum.”

Usai sekda Panguhum memberikan keterangan selanjutnya para massa masyarakat trans unit IV meninggalkkan lokasi Komplek SKPD Terpadu Sigala-Gala dengan membubarkan diri menuju tempat mereka masing masing.
(ASWIN)

Berita Terkait

Tindak Lanjut Layanan 110, Polsek Cerenti Tertibkan Dua Rakit PETI di Sungai Kuantan,10 September, 2026
Komisi Kejaksaan RI Kunjungi Kejari Dumai, Dalami Pengaduan Masyarakat dan Evaluasi Tata Kelola
Kota Idaman Diuji: Ketika Keluhan Kejahatan Terus Mengemuka
Polda Riau Gunakan X Fire dan Drone Tangani Karhutla Siak, Lima Titik Api Berhasil Dipadamkan
Seminar Internasional Budaya Melayu dan Literasi Riau 2026: Merawat Jati Diri Melayu di Tengah Arus Digital
ASIAFI Dumai Dikukuhkan, Dorong Gerakan Hidup Sehat dan Olahraga Berbasis Komunitas
Dugaan Transaksi Kamar Hunian di Rutan Dumai Disorot, Kanwil Ditjenpas Diminta Turun Tangan
Perkuat Sinergi Polri dan Perguruan Tinggi, Dorong Peran Strategis Generasi Muda
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 17:25 WIB

Tindak Lanjut Layanan 110, Polsek Cerenti Tertibkan Dua Rakit PETI di Sungai Kuantan,10 September, 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 17:05 WIB

Komisi Kejaksaan RI Kunjungi Kejari Dumai, Dalami Pengaduan Masyarakat dan Evaluasi Tata Kelola

Sabtu, 12 September 2026 - 16:54 WIB

Kota Idaman Diuji: Ketika Keluhan Kejahatan Terus Mengemuka

Sabtu, 12 September 2026 - 16:48 WIB

Polda Riau Gunakan X Fire dan Drone Tangani Karhutla Siak, Lima Titik Api Berhasil Dipadamkan

Sabtu, 12 September 2026 - 16:44 WIB

Seminar Internasional Budaya Melayu dan Literasi Riau 2026: Merawat Jati Diri Melayu di Tengah Arus Digital

Berita Terbaru