Banyak Kasus Dugaan Korupsi di Inhu tak Tersentuh Hukum

- Penulis

Senin, 28 November 2016

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENGAT, Tribunriau-
Semangat pemerintah dalam memerangi korupsi berbanding terbalik dengan fakta di lapangan, banyaknya dugaan kasus korupsi di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) yang tidak tersentuh hukum suatu tamparan untuk pihak berwenang yang selalu bersorak untuk memerangi korupsi.

Diantara dugaan kasus korupsi tersebut, hasil audit BPK RI Pekanbaru tentang biaya perjalanan dinas fiktif pada sekretariat DPRD Indragiri Hulu (Inhu) tahun 2007 hingga saat ini belum disentuh oleh pihak terkait. Dugaan kerugian negara mencapai Rp 2,767,100,000.

Hal tersebut diungkapkan salah seorang pegiat LSM di Kabupaten Inhu, Bujang kepada Tribunriau.com baru-baru ini. Ditambahkannya, dalam pengadaan pakaian Korpri Sekretariat Daerah dan Dinas Pendidikan juga terdapat indikasi kerugian negara sebesar Rp 604,575,817.50. “Semua itu belum tersentuh hukum, hanya dugaan korupsi Kasbon yang masih diselediki, itupun masih banyak oknum terlibat yang berkeliaran,” terangnya.

Dalam hal kasus mantan Bupati Thamsir Rachman, yang sudah mengembalikan ke kas daerah sebesar Rp520Juta, namun untuk penegakan keadilan, masih banyak oknum pejabat yang turut menikmati tapi masih berkeliaran dan tak tersentuh hukum sama sekali.

“Aneh, Thamsir Rachman memang sudah ditahan, dikatakan juga sudah mengembalikan sedikit, namun kenapa hanya dia yang ditahan, oknum penikmat yang lainnya malah tidak tersentuh hukum?,” ujarnya heran.

Mereka yang diduga turut menikmati hasil korupsi Thamsir Rachman tersebut diantaranya Nurhadi, Junaidi Rahmat, Armansyah dan masih ada dugaan oknum lainnya.

“Dalam dokumen audit BPK, mereka tersebut terdaftar dalam kelompok Kas Bon Mantan Bupati Rp45 milyar dari Rp116 milyar, jadi seharusnya mereka bisa dikenakan Undang-undang Indonesia yang mengatur mengenai tindak pidana korupsi yaitu UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (“UU Tipikor”).Dan bagi orang yang membantu pelaku tindak pidana korupsi dikenakan ancaman pidana yang sama dengan yang dikenakan kepada pelaku korupsi (lihat Pasal 15 UU Tipikor),” jelasnya.

Pihaknya berharap, hukum di negeri ini masih ada dan tidak pandang bulu serta mendesak pihak-pihak yang berwenang untuk mengusut beberapa dugaan kasus korupsi yang belum tersentuh hukum.

Penulis : Harmaein Pilianglowe/Yoveldi

Berita Terkait

BNNK dan Bea Cukai Dumai Gagalkan Penyelundupan 5,3 Kg Sabu dari Malaysia, Disembunyikan di Dinding Koper
Polsek Sungai Sembilan Gelar Razia Sarang Narkoba, Tiga Orang Diamankan Bersama Barang Bukti
Polres Dumai Amankan 10 Butir Diduga Ekstasi di Ratu Sima, Perempuan Berinisial WSA Diperiksa
Kampung Dalam Dumai Kembali Dirazia, Enam Orang Positif Metamfetamina Diamankan Tim Gabungan
Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?
Pengeroyokan Maut di Dumai: Empat Orang Diamankan, Korban Tewas akibat Perdarahan Otak
Polres Dumai Ungkap Kasus Pengeroyokan yang Menyebabkan Korban Meninggal Dunia, Empat Orang Diamankan
Polsek Dumai Barat Ungkap Kasus Dugaan Penggelapan Inti Kelapa Sawit, Dua Sopir Diamankan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:45 WIB

BNNK dan Bea Cukai Dumai Gagalkan Penyelundupan 5,3 Kg Sabu dari Malaysia, Disembunyikan di Dinding Koper

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Polres Dumai Amankan 10 Butir Diduga Ekstasi di Ratu Sima, Perempuan Berinisial WSA Diperiksa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kampung Dalam Dumai Kembali Dirazia, Enam Orang Positif Metamfetamina Diamankan Tim Gabungan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Pengeroyokan Maut di Dumai: Empat Orang Diamankan, Korban Tewas akibat Perdarahan Otak

Berita Terbaru