Walikota Dumai Tidak Menanggapi Terkait Tidak Tersedianya Buku KIR di Dishub

DUMAI, (MPC) – Kantor UPT Pengendalian uji kenderaan bermotor Dinas Perhubungan kota Dumai dijalan Sukarno Hatta sudah tutup empat bulan yang lalu, kegiatan dan aktifitas uji kenderaan bermotor sebagai salah satu pendapatan asli daerah Dumai tutup total , akibatnya PAD Dumai hilang sampai ratusan juta hal ini di sampaikan Pendi kepala unit pengujian kenderaan bermotor di Dinas Perhubungan Kota Dumai.

Menurut KUPT Pendi, Aktivitas ini ditutup empat bulan lalu dikarena banyaknya permintaan matrial buku KIR tidak bisa dilayani

” Kita sudah mengajukan kepada kepala Dinas Perhubungan, Asnar dan beliau tidak menanggapinya berkaitan pengadaan buku KIR, bagaimanlah kami sebagai bawahan hanya menerima arahan, jika tidak ditanggapi kami mau buat apa” kata Pendi

Lanjut pendi, seyogianya pemerintah daerah melalui Dinas perhubungan menganggarkannya buku kiure dan sudah ada posnya tapi kenyataan anggaran tidak pernah terialisasi, padahal dari hasil ini sudah jelas masuk ke Kas Daerah, teguran yang dilayangkan oleh Departemen Perhubungan Pusat sudah dua kali namun tidak mendapat tanggapan dari Kadishub Asnar.

” Dua kali surat teguran diberikan kepada kita agar dinas perhubungan kota Dumai segera meyelesaikan tanggung jawabnya membayar ke pusat, dan kami tidak bisa merialisasinya karena tidak mendapat keputusan dari pak kadis ” tegas Pendi

Menanggapai Hilangnya Pendapatan Asli daerah melalui uji emisi kenderaan yang melintas dikota dumai jelas sangat merugikan PAD kota dumai disampaikan Oleh ICW kota Dumai Faisal ketika mendapat informasi kebobrokan didinas perhubungan.

Ditambahkan Faisal ICW sangat menyayangkan sikap ketidak pedulian Kadis Perhubungan Asnar dalam menyikapi potensi PAD kota dumai, ini adalah bentuk tidak bertanggung jawabnya Kepala Dinas ini, malah kita menengarai serta mempertanyakan kemana anggaran yang bersumber dari UPT tersebut dan selama ini apa yang terjadi ditubuh Dinas Perhubungan.

kita mengahrapkan Inspektorat kota Dumai segera turun tangan melakukan penelitian, jika ada kebocoran uang daerah dimasa lalu segera diambil tindakan dan harus di proses secara hukum

” Ada apa dengan Dinas Perhubungan ini, kenapa sampai terjadi kecolongan, segera proses dan jika ada bukti penyelewengan segera limpahkan ke aparat hukum,”tutup Faisal (rls)

Editor : Feri Windria

(Visited 54 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *