Tiba-tiba Berhenti Saat Lari Pagi, Kapolda Riau Beli Sayur Pedagang Pasar Kodim Pekanbaru

MEDIAPESISIR.COM, (PEKANBARU) – Saat lari pagi, Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal tiba-tiba berhenti dan membeli sayur pedagang Pasar Kodim Pekanbaru.

Lari di pagi hari, merupakan salah satu olahraga favorit dari Kapolda.

Hampir setiap hari, Jenderal bintang dua itu melakukan olahraga lari santai kegemarannya tersebut.

Irjen Iqbal memulai olahraga lari pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Ia mengambil rute berkeliling di seputaran Kota Pekanbaru.

Namun, ada hal menarik saat Irjen Iqbal sedang lari pagi di sekitaran Pasar Kodim, Sabtu (6/8/2022).

Dimana saat itu Irjen Iqbal turut didampingi sejumlah personel polisi. Khususnya jajaran Spripim, dibawah komando AKBP Doddy Wirawijaya.

Mantan Kadiv Humas Polri itu mendadak berhenti di pinggir jalan. Ia kemudian menghampiri seorang wanita pedagang sayuran.

Sontak wanita itu kaget didatangi rombongan pelari. Dagangannya pun juga langsung dibeli Irjen Iqbal.

Alumni Akpol 1991 itu membeli 1 kg tomat. Untuk harga per kilogramnya Rp10 ribu, namun Irjen Iqbal membayar dengan uang Rp100 ribu.

Irjen Iqbal bahkan memilih langsung tomat segar yang dibelinya, untuk dimasukkan ke dalam kantong plastik.

“Terimakasih banyak ya Pak,” kata Br Samosir, yang belakangan baru tahu kalau yang membeli dagangannya ternyata pimpinan di Korps Bhayangkara Riau.

Tomat tersebut, selain untuk dibuat masakan, juga akan dikonsumsi Irjen Iqbal dengan cara dijus.

Tak hanya membeli, Irjen Iqbal juga sempat mengajak wanita itu mengobrol. Kapolda Riau tanpa canggung berkomunikasi, sampai sesekali juga memancing gelak tawa.

Disebutkan Irjen Iqbal, dirinya memang sengaja menyempatkan diri untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Saya ingin dengar langsung dari masyarakat, mengobrol dari hati ke hati, bagaimana kondisinya, apa keluhannya, atau apa ada masukan untuk kepolisian, kita dengar dan serap itu,” kata Irjen Iqbal.

Diungkapkan Kapolda Riau, ia juga ingin mendekatkan diri kepada masyarakat dari seluruh kalangan.

Ia sekaligus ingin mencontohkan kepada personel polisi di jajarannya, supaya bisa bersikap humanis kepada masyarakat.

“Karena kita sejatinya adalah pelindung, pelayan, dan pengayom masyarakat,” ucapnya.

Menurut mantan Kapolda NTB ini, efek dari polisi yang mendekat ke masyarakat, pasti akan menciptakan situasi kamtibmas yang baik.

“Kita harus maksimal, humanis ke masyarakat. Artinya, saya ingin mengajak dengan maksimal betul. Jadi masyarakat akan rindu dengan sosok polisi,” ujar Irjen Iqbal.

Ia menerangkan, lewat komunikasi yang baik, seperti halnya obrolan yang santai, maka petugas kepolisian tentu akan lebih mudah menyampaikan pesan-pesan kamtibmas ke masyarakat.

“Bahkan kalau bisa, masyarakat kalau melihat polisi ngomong, itu dia sahabat kita, pelayan, pelindung dan pengayom kita. Sosoknya dirindukan karena itu,” tutur Kapolda Riau.

Selain dengan pedagang sayur, Irjen Iqbal juga sempat berinteraksi dengan masyarakat lainnya. Seperti petugas kebersihan, hingga pencari kulit jagung untuk kebutuhan pakan ternak.

Dalam kesempatan itu, Irjen Iqbal turut mengajak serta masyarakat untuk hidup lebih sehat. Terlebih kondisi pandemi covid-19 juga belum usai.

“Kita ajak masyarakat bagi yang belum vaksin, ayo vaksin. Sekarang yang sedang kita gencarkan adalah vaksin booster. Supaya masyarakat kita tetap sehat, tercipta herd immunity dan terhindar dari transmisi covid-19,” pungkasnya.

Sumber : Tribunpekanbaru.com

Editor : Feri Windria

(Visited 13 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *