PT.Priatama Riau di Demo, Masyarakat Desa Darul Aman Tuntut Janji Yang di Abaikan

MEDIAPESISIR.COM, BENGKALIS – Kamis 7/02/19, bertepatan di Rupat, jalan poros area masuk perusahaan perkebunan PT.Priatama Riau, masyarakat yang berjumlah lebih dari 100 orang ini menuntut janji-janji yang sudah di sepakati bersama PT.Priatama Riau bersama Masyarakat Desa Darul aman dan sekitarnya namun tidak di tepati oleh perusahaan perkebunan itu.

Aksi yang turun kelapangan ini, di gelar mulai pukul 10.00 wib di awali oleh sambutan kepala Desa Darul aman, pramujo rosyid dan di lanjutkan arahan aksi oleh Babinkantibmas Desa Darul aman.

Moh.Idris, dalam arahanya Sang kepala Desa mengharapkan dan menekankan dalam menyampaikan tuntutan peserta aksi Demo ini, tetaplah menjaga ketertiban dan tidak melakukan aksi yang anarkis, yang mengarahkan pada tindakan pidana.

“saya berharap semua peserta tetap menjaga ketertiban dan berharap untuk tidak mudah terpropokasi sehingga akan merugikan kita dalam penyampaian aspirasi,”pinta kades.

Dalam isi tuntutanya,masyarakat melalui kordinator lapangan (korlap) choirul membacakan sebanyak 3 item aspirasi di antaranya terkait lingkungan hidup, pendidikan dan ketenaga kerjaan.

Dari ketiga hal ini para pendemo lebih memprioritaskan aspirasinya pada lingkungan berupa normalisasi sungai-sungai yang berbatasan langsung dengan perusahaan, mengingat akibat dari kegiatan perkebunan ini pada musim penghujan pemukiman masyarakat terjadi banjir.

“Pendemo juga menagih janji tentang pembangunan kanal-kanal bloking guna mencegah terjadinya kebakaran, Mengingat semua ini pernah di sepakati bersama pada tahun 2016 silam akan tetapi perusahaan tidak merealisasikanya.

“Hari ini kami menagih janji juga menyampaikan aspirasi yang lain, mengingat sampai saat ini adanya perusahaan perkebunan PT.Priatama riau ini tidak ada kontribusi yang positif melainkan hanya membuat masyarakat merugi dan juga resah,”ungkap korlap.

Setelah menunggu akhirnya peserta aksi di terima langdung oleh Humas Perusahaan PT.Priatama, Asmadi dan lansung memberikan juga membacakan kembali tuntutannya.

Namun sangat di sayangkan perjuangan masyarakat yang rela berpanas-panasan ini tidak di tanggapi dengan serius oleh Asmadi, bahkan memberikan jawaban yang tak bisa di terima oleh masyarakat
“Saya tidak ada kapasitas untuk menjawab apalagi mengsetujui usulan ini dan juga saya tak bisa berjanji kapan bisa memberi keputusan,”cetus asmad

Asnawi,yang merupakan orator dari mahasiswa merasa sangat menyayangkan atas jawaban oleh pihak humas perusahaan ini.
“Seharusnya Humas itu tahu apa kewajibanya ke masyarakat sesuai dengan jabatan yg di embanya, bukan malah membuat jarak antara masyarakat dan perusahaan,”kesal Asnawi.

Dengan jawaban ini, pihak perusahaan yang cenderung menghampakan aspirasi masyarakat peserta aksi demo yang di damping Kapolsek Rupat, Sekcam Rupat, Lurah Tanjung Kapal, kepala Desa Darul Aman juga Babinkantibmas pada pukul 17.00 wib dengan tertib membubarkan diri, dan berjanji akan menggelar Demo yang lebih besar. (Tim/rls)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *