Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia H.Suyatno Resmikan Taman Hutan Kota Bagan siapi-api Rohil

ROKAN HILIR-(MPC) – Di akhir sisa masa jabatan saya pada hari ini kita bersama sama di sebuah kawasan hutan kota yang sebentar lagi akan dilaksanakan peresmiannya. Mudah-mudahan kita semua dalam keadaan sehat wal Afiat. Mungkin hari ini terakhir berpidato untuk meresmikan acara. Demikian hal ini dikatakan oleh bupati Rokan Hilir H.Suyatno yang hanya sisa menghitung hari masa jabatannya berakhir sebagai Bupati Rokan Hilir. (akhir jabatan sampai tanggal 08/06/2021,red).

“Saya menyampaikan apresiasi terima kasih banyak kepada kepala dinas lingkungan hidup yang telah memoles, yang telah membuat hutan kota ini semakin indah dan menarik. Konsep ini sesuai dengan tema hari lingkungan hidup(biru langitku, hijau bumiku,red),”ujar Suyatno pada peresmian taman hutan kota Bagansiapiapi dalam rangka hari lingkungan hidup sedunia 2021, Jumat (04/06/2021).

Tampak hadir Kajari Rohil Yuliarni Appi SH.MH, Kapolres Rohil yang diwakili oleh Kapolsek Bangko Kompol Sasli Rais,SH, mewakili dandim 0321/Rohil, sekdakab Rohil HM Job Kurniawan, sejumlah pejabat pimpinan Pratama dan tokoh masyarakat.

Peresmian tersebut ditandai dengan memukul gong yang dilaksanakan oleh Kajari Rohil kemudian melepaskan burung merpati putih bersama sama yang selanjutnya menanam pohon di areal taman hutan kota jalan kecamatan komplek perkantoran batu enam Bagansiapiapi.

Dijelaskan H.Suyatno bahwa konsep lingkungan hidup adalah setiap kabupaten kota di Indonesia wajib melestarikan lingkungan hidup. Hutan kota di Bagansiapiapi ini adalah salah satunya. Dimana luas hutan kota ini mencapai 7 hektar.

“Untuk di Riau kawasan ini menurut saya termasuk hebat. Karena kawasan ini terletak di tengah kota. Kawasan ini betul betul harus kita lestarikan. Wajib bagi kita semua untuk memelihara kelestariannya. Ini merupakan paru paru kota,”tuturnya.

Dijelaskannya bahwa suasana hutan kota ini menarik, indah membikin perasaan tenang, enak, sejuk dibawah pohon pohon rindang. Bahkan tampak ada juga pohon yang baru ditanam.

“Konsep ini sengaja kita ciptakan untuk menambah ikon Rokan Hilir. Kemaren ada jembatan Pedamaran satu dan dua, taman kota, taman edukasi ditambah lagi hutan kota,”ucapnya.

Dalam kesempatan ini Suyatno mengatakan bahwa dirinya mendapat laporan pada hari Minggu nanti ada lomba melukis. Oleh sebab itu dia berharap agar diantisipasi terhadap kerumunan orang banyak disaat pandemi Covid 19 ini.

“Harus diantisipasi terhadap datangnya orang banyak. Karena kita semata mata mengacu kepada aturan protokol kesehatan dalam rangka kita berupaya menekan angka Covid 19 yang ada di kabupaten Rokan Hilir. Coba nanti dikemas dengan baik jangan sampai orang ramai,”katanya.

Dia juga merasa kagum. Namun cuma ada sedikit kurang puas dan tidak enak. Hal ini disebabkan pada masa pandemi Covid 19 ini tidak dapat melihat keindahan air mancur menari dan berwarna warni.

“Bukan hanya saya saja namun masyarakat juga. Kalau air mancur ini di buka pada malam hari. Aduh minta ampun ramainya masyarakat berbondong bondong berkumpul datang kesini,”terangnya.

Oleh sebab itu, lanjutnya menjelaskan bahwa air mancur menari ini sengaja tidak dihidupkan. Maka sebab itu masyarakat harus maklum dengan situasi dan kondisi saat ini. Covid 19 belum berakhir. Kata ia, tidak ada jaminannya akan berakhir, contohnya di Bagansiapiapi, kecamatan Bangko ini angka terpapar Covid naik terus. Begitu juga di kecamatan Pujud, Baganbatu.

Kemudian itu, bupati Rohil menjelaskan gazebo di hutan kota dibangun untuk masyarakat dan keluarga yang ingin berekreasi makan bersama keluarga di bawah pohon rindang.

“Beberapa gazebo sudah kita siapkan. Kalau tidak pandemi Covid 19 mungkin setiap hari dan setiap saat masyarakat penuh datang kemari,”lugasnya.

Dalam kesempatan ini bupati Rohil ini mengharapkan jika hutan kota telah diresmikan maka berupaya dalam meningkatkan PAD.

“Meskinpun sedikit yang penting ada upaya untuk masukan PAD untuk pemerintah daerah. Parkir sudah diatur dalam perda berapa retribusi untuk kenderaan bermotor berapa mobil. Jangan pula menarik parkir melebihi acuan yang ada pada perda,”paparnya.

Dalam penghujung sambutannya Bupati Rohil H.Suyatno mejelaskan bahwa mungkin hari ini terakhir dirinya memberikan sambutan karena sudah di penghujung jabatannya sebagai bupati Rokan Hilir. Dalam kesempatan ini dia berharap kepada ASN agar loyalitas tetap kepada atasan untuk membangun daerah.

“Di penghujung akhir jabatan saya. Mungkin hari ini terakhir berpidato untuk meresmikan acara. Saya pesan kerja bagus bagus. Loyalitas tetap tunjukkan. Loyalitas itu, bapak ibu, bukan ukurannya uang, tetapi kinerja. Kalau kerja kita bagus maka kita akan senang. Jangan semata mata mengukur orang itu dengan uang. Itu salah. Tetapi tunjukkan kinerja sesuai dengan tupoksi kita masing masing,”pungkas Suyatno mengakhirinya.(aharis)

 

Redaksi : Feri Windria

(Visited 40 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *