Pengelolaan APBD Riau Diduga Tidak Transparan, Aplikasi Jaga Riau Tidak Berfungsi

Foto : aplikasi Jaga Riau

PEKANABARU, (MPC) – Prinsip keterbukaan informasi dalam era pemerintahan provinsi Riau saat ini, di duga tidak mengakomodir hak masyarakat luas untuk mengakses informasi khususnya dalam hal penggunaan dana APBD Riau 2020-2021.

Aplikasi Jaga Riau yang di aplikasikan pemerintah daerah provinsi Riau era gubernur Riau Andi Rachman itu kini tidak dapat di akses lagi, baik oleh masyarakat luas, maupun Insan Pers yang ingin mendapatkan informasi penggunaan anggaran APBD Riau. Hal itu di ungkapkan oleh Ketua DPD Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) Provinsi Riau, Feri Sibarani di Pekanbaru.

,”Setelah Gubernur Riau Drs Syamsuar dan Edi Natar Nasution ini, semua informasi terasa senyap, biasanya publik dapat mengakses informasi APBD Riau di aplikasi Jaga Riau, namun saat ini sepertinya sudah tidak dijalankan, ada apa?,” Tanya Feri heran.

Yang lebih parahnya menurut Feri, tatkala awak media Ingin memperoleh informasi tentang realisasi anggaran APBD Riau, tidak tahu harus bertanya kepada siapa, sebab yang tadinya Pemprov Riau ada SKPD yang membidangi fungsi kehumasan, kini sudah tiada, digantikan dengan biro administrasi pimpinan, namun tidak bertugas memberikan informasi.

,”Kita aja selaku Pers yang berkerja untuk mencari informasi, sulit mendapatkan akses di era pemerintahan Syamsuar dan Edi Natar ini, apalagi Masyarakat awam, akan tidak mungkin mendapatkan informasi tentang penyelenggaraan pemerintahan provinsi Riau,” sebut Feri.

Menurutnya, belakangan Redaksi aktualdetik.com usai menyurati Gubernur Riau melalui di Diskominfo provinsi Riau terkait aplikasi Jaga Riau yang tidak menyajikan informasi sebagaiamana mestinya, namun hingga saat ini surat yang dikirim melalui akun WA bulan tu tidak direspon oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Riau.

Sumber : Aktualdetik.com

Editor : Feri Windria

(Visited 5 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *