Pemkab Palas Buka Penerimaan CPNS 365 Formasi dan P3K 904 Formasi

PADANG LAWAS, (MPC) – Pemerintah kabupaten Padang Lawas (Palas) membuka lowongan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk jalur umum dan khusus.

Ketua Panitia Seleksi Penerimaan CPNS Pemkab Palas, Arpan Nasution yang juga Sekda mengatakan formasi yang dibutuhkan rekrutmen penerimaan CPNS tahun 2021 untuk tamatan D3, D4 serta S1, tenaga pendidikan atau guru 904 orang dari jalur P3K ,Tenaga Kesehatan 317 orang ditambah di sabilitas 8 orang dan Tenaga Teknis sebanyak 40 orang. Kamis (8/7/2021).

Arpan mengatakan, untuk tahun ini kuota penerimaan CPNS untuk Kabupaten Palas sebanyak 365 formasi, baik dari kriteria pelamar formasi umum dan formasi khusus (Cumlaude, Disabilitas).

Bagi calon pelamar bisa langsung mengakses situs resmi untuk mendaftar melalui http/bkn.go.id,http/sscn.bkn.go.id dan www.padanglawaskab.go.id, bagi calon pelamar yang berminat mencari lowongan untuk jadi CPNS,

Calon pelamar bisa langsung mendaftar secara online terhitung mulai 30 Juni sampai 21 Juli 2021.

Arpan menambahkan, penerimaan CPNS ini sesuai Pengumuman Bupati Palas Nomor : 810/2619/2021 tentang seleksi penerimaan calon aparatur sipil negara formasi umum,formasi khusus dan formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Palas tahun 2021.

Dan berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor: 872 Tahun 2021 tanggal 29 April 2021 tentang penetapan kebutuhan pegawai ASN dilingkungan pemerintah Kabupaten Padang Lawas.

Untuk formasi tidak sama dengan tahun sebelumnya, karena kebutuhan daerah selalu disampaikan ke Kemenpan-RB sesuai dengan kebutuhan daerah,” ucapnya.

“Proses seleksi CPNS 2021 akan dilakukan secara terintegrasi,” kata Arpan.

Sekda menambahkan, untuk pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS mengunakan sistem CAT meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) ,Tes Intelegensi Umum (TIU) Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

“Selanjutnya seleksi Kompetensi Bidang (SKB) apabila peserta ujian tidak hadir pada jadwal yang telah ditentukan peserta tidak dapat mengikuti ujian dan dinyatakan gugur,” tandas Sekda.(M.lubis)

Redaksi : Feri Windria

(Visited 3 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *