Pemkab Palas Buka Gelar Konsultasi Publik II Lanjutan KLHS RPJMD

PADANG LAWAS , (MPC) – Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Padang Lawas (Palas) melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan menggelar Konsultasi Publik II Penyusunan Dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (KLHS RPJMD) ke II tahun 2020-2024.

Kegiatan ini berlangsung di Aula kantor Bupati, Kamis (19/08/2021) dihadiri pimpinan OPD, aparatur pemerintahan dan semua Stakeholder di Lingkungan Kerja Pemerintah Kab. Palas

Kegiatan KLHS RPJMD ini juga menghadirkan narasumber dari CV Citra Pramatra Medan sebagai konsultan, Daniel Busro ST MSi.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutahan Kabupaten Palas, Ir Abdullah Nasution mengatakan, permasalahan lingkungan menjadi perhatian karena telah mengakibatkan degradasi lingkungan.

Sebagai upaya untuk menjamin keberlanjutan pembangunan di masa depan di lingkungan Kabupaten Palas, maka implikasi pelaksanaan kebijakan rencana dan program RPJMD harus sudah mengadopsi konsep pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Penyusunan Dokumen KLHS RPJMD Kabupaten Palas, menunjuk pada pedoman pelaksanaan kajian lingkungan hidup sesuai Permen Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 69 Tahun 2017 Tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah, Nomor 46 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Lenyelenggaraan Kajian Lingkungan Hidup Strategis.

Kegiatan penyusunan dokumen KLHS dibuka Bupati Padang Lawas, H Ali Sutan Harahap (TSO) diwaklii Sekda Arpan Nasution SSos mengatakan, KLHS merupakan dokumem yang wajib dilengkapi dan sebagai alat analisis untuk mewujudkan perencanaan pembangunan yang ramah lingkungan (Green Development Planning).

Forum konsultasi publik ini memiliki arti penting upaya menjaring dan menghimpun masukan serta harapan masyarakat dan pemangku kepentingan mengenai identifikasi dan perumusan isu-isu strategis pembangunan berkelanjutan, terkait dengan kebijakan rencana program dalam rancangan awal RPJMD Kab. Palas Tahun 2020-2024.

Konsultasi KLHS dalam dokumen RPJMD merupakan hal yang sangat penting agar segala dampak negatif yang mungkin muncul dalam pelaksanaan pembangunan, dapat diminimalisir.

Oleh karena itu lanjut Sekda, melalui forum konsultasi publik diharapkan masukan dan saran positif dan konstruktif dari peserta forum konsultasi.

Sehingga nantinya dapat disepakati komitmen bersama sekaligus rekomondasi atas perumusan mitigasi dan alternatif khas, untuk dapat diintegrasikan dalam rancangan awal RPJMD.

“Mengingat pentingnya pembangunan berkelanjutan sebagai upaya dalam menjamin keutuhan lingkungan hidup serta keselamatan, kemampuan, kesejahteraan dan pembangunan kualitas hidup manusia”, katanya.

Untuk itu, Sekda berharap pengelolaan dan pemberdayaan SDA sebagai modal dasar program dasar pembangunan berkelanjutan harus benar memperhatikan kapasitas daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup.

Semoga hasil akhir dari proses KLHS akan mampu memberikan perumusan alternatif dalam penyempurnaan yang memberikan rekomondasi perbaikan untuk RPJMD Palas, sehingga prinsip pembangunan berkelanjutan dapat di integrasikan.

Menurut Sekda, RKPD harus mampu mengintegrasikan pembangunan lintas sektor secara terukur, sehingga penyelenggaraan pembangunan berkelanjutan akan lebih terarah, terukur dan akuntabel serta dapat menjawab isu strategis yang ada.(M.lubis)

Redaksi : Feri Windria

(Visited 3 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *