Pembekuan Pengurusan Gagak Hitam kota Pekanbaru

MERANTI, (MPC) – Markas Sambang Gagak Hitam Kota Pekanbaru akhirnya dibekukan oleh Sambang Provinsi Riau – Selat Panjang, 20 September 2021.

Markas Sambang Gagak Hitam Provinsi Riau resmi membekukan Gagak Hitam Kota Pekanbaru hal ini sesuai dengan Surat yang dilayangkan oleh Ormas Melayu yang bermarkas di Kabupaten Kepulauwan Meranti tersebut dengan nomor : 055/GGH-RIAU/IX/2021 tanggal 20 September 2021 perihal Pencabutan Warkat Titah dan SK Kepengurusan. Adapun poin-poin yang tertuang didalam surat pembekuan sebagai berikut :
1. Bahwa setelah dilakukan Evaluasi terhadap gagak hitam kota Pekanbaru didapati saudara Doni Rian selaku Panglima Sambang Kota Pekanbaru telah melanggar aturan organisasi sehingga bisa merugikan organisasi, adapun pelanggarannya sebagai berikut :
A. Tidak memiliki sikap loyalitas terhadap organisasi
B. Tidak mengemban amanah yang diberikan sesuai dengan AD/ART Organisasi
C. Serta tidak memiliki adap, adat, budaya dan marwah yang harus dimiliki setiap Panglima sesuai yang tertuang di surat Warkat Titah.
2. Bahwa berdasarkan hasil koordinasi dengan Markas Besar Gagak Hitam maka diputuskan membekukan dan mencabut Surat Warkat Titah dan SK Kepengurusan
3. Bahwa Pasukan Adat dan Marwah Gagak Hitam menarik dukungan atas Penggawa Melayu Riau.

Saat dikonfirmasi media Panglima Sambang Provinsi Riau Yusri Yano mengatakan, bahwa hal ini dilakukan dengan penuh pertimbangan dan telah sesuai dengan AD/ART Organisasi, beliau juga menyampaikan pembekuan Markas Sambang Gagak Hitam Kota Pekanbaru telah pun mendapat persetujuan dari Markas Besar Gagak Hitam.

“Iya benar, kita telah pun melayangkan surat pembekuan dan pencabutan untuk gagak hitam Kota Pekanbaru, hal ini kita lakukan sesuai dengan AD/ART dan pertimbangan serta persetujuan semua pengurus Sambang Provinsu Riau, kita tidak mau nama baik organisasi yang telah susah payah kita bangun dirusak oleh oknum yang hanya mementingkan diri sendiri, ibarat kata pepatah Melayu karena nila setitik rusak susu sebelanga”

“Untuk itu kita mengambil langkah cepat untuk kepentingan organisasi Gagak Hitam, hal ini juga kita lakukan atas persetujuan dari Panglima Besar Gagak Hitam” imbuhnya

Disaat yang bersamaan Setia Usaha Utama Gagak Hitam Sambang Provinsi Riau Dto. Indra Hardi menyampaikan bahwa semua langkah telah dilakukan dan beliau sangat menyayangkan hal ini sampai terjadi, mudah – mudahan ini bisa menjadi pengalaman dan pengajaran yang berharga untuk kemajuan Gagak Hitam kedepannya.

“Saya pribadi sebenarnya sangat menyayangkan hal ini sampai terjadi, kita sudah berusaha melakukan yang terbaik, semoga ini bisa menjadi pengalaman yang berharga bagi kita, dan membuatkan kita lebih dewasa dalam berorganisasi, dan saya yakin semua pasti ada hikmahnya,” tutupnya.

(Dino Dkp)

(Visited 3 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *