Miris, Astaka MTQ Kota Dumai Terkesan Tidak Di Rawat, Bolong – Bolong

MEDIAPESISIR.COM, DUMAI – Astaka MTQ Kota Dumai kondisinya Miris dan sangat memprihatinkan. Astaka ini mulai di bangun bulan Oktober tahun 2017, Astaka Ini dibangun untuk perhelatan event bergengsi yaitu Musabaqo Tilawatil Qur’an tingkat Provpinsi Riau Ke 36 yang mana pada saat itu kota Dumai sebagai tuan rumah.

Memprihatinkan sekali. Kondisi Astaka MTQ Kota Dumai terkesan dibangun asal jadi,
Kondisi astaka yang mulai retak di beberapa sudut, kini menjadi sorotan masyarakat. Mereka menyayangkan kondisi bangunan yang menjadi ikon kota Dumai tersebut, terkesan dibangun asal-asalan.

” Sangat disayangkan, bangunan tersebut sudah mulai bolong – bolong, Padahal Astaka ini menjadi kebanggaan masyarakat kota Dumai. Ini seharusnya menjadi perhatian instansi terkait untuk segera memperbaikinya. Panggil kontraktornya dan harus bertanggung jawab,” tutur salah seorang pengunjung Astaka yang tidak mau di publikasiksn kepada Awak media. Jum’at 15/02/2019.

Pantauan di lapangan, kondisi bangunan tersebut sudah terlihat amburadul, bolong – bolong serta pecah-pecah terkesan tidak rawat Dan memprihatinkan. Bahkan akan Diupayakan pengadaan CCTV untuk memantau kegiatan yang ada di taman bukit gelanggang.

Jangankan untuk pengadaan CCTV biaya perawatan saja belum tahu, Ada dugaan bahwa proyek pembangunan tersebut, saat pengerjaannya tidak mendapat pengawasan secara maksimal dari instansi terkait, dan dipaksakan dalam proses pengerjaannya karena akan digunakan perhelatan MTQ pada Desember 2017 lalu.

Kerusakan paling memprihatinkan berada di salah satu ruang mimbar depan dan beberapa titik sudut bangunan yang sudah mulai pecah dan menganga, bolong-bolong, Dikhawatirkan tidak lama lagi kerusakannya akan lebih parah.

Astaka MTQ merupakan aikon kota Dumai yang terbilang baru. Tempatnya sangat strategis berada di tengah kota, dan kabarnya menelan biaya hingga milyaran rupiah.

Di kutip dari Media ( CAKAKLAH) Kabid Cipta Karya PUPR, Satria mengaku sudah pernah melakukan perbaikan terhadap kerusakan titik bangunan astaka MTQ tersebut.” Sudah pernah kita lakukan perawatan astaka tersebut di bulan Juni lalu bersama rekanan namun, kembali dirusak oleh orang tak dikenal, ” Ujarnya Rabu 26/02/2019. (Kutipan)

Nah, kalau menang pernah diperbaiki oleh Kabid Cipta Karya, Seharusnya selaku kepala Dinas PUPR kota Dumai untuk meninjau kembali, Apakah sudah benar dan bagus waktu dikerjakan perehapan tersebut sesuai yang diharapkan.

Yang kita kwatirkan perehapan yang dilakukan oleh Kabit Cipta Karya yang sudah mengabiskan anggaran cukup besar tidak terkontrol, sehingga terkesan asal asalan atau abal – abal sehingga bangunan astaka tersebut bisa bolong – bolong serta pecah – pecah lagi.

Redaksi MEDIAPESISIR.COM

(Visited 1 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *