Lurah Purnama Rusli S.Sos. Msi, Tepis Pemberitaan Nyatakan Dirinya Otoriter “Fitnah dan Tidak Berdasar Sama Sekali”

Foto. : ikustrasi

MEDIAPESISIR.COM, (DUMAI) – Lima Belas Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Purnama Melayangkan Surat Mosi Tidak Percaya Terhadap Rusli,S.Sos.M.Si. Lurah Purnama, Kecamatan Dumai Barat Yang Dianggap Tidak Proaktif Kepada Masyarakatnya Yang Berjudul, Lurah Purnama Rusli S.Sos. Msi, Kebijakannya Dinilai Bersifat Otoriter. Lurah Purnama Rusli memberikan klarifikasi langsung kepada awak media yang mengunakan hak jawabnya. Selasa, (05/07/2022) sore hari

Hal pertama menjadi keberatannya adalah kata Otoriter, karena jelas-jelas kata tersebut mengandung konotasi negatif, yaitu kepemimpinan yang sewenang-wenang. Kalau ada yang menyatakan saya Otoriter tentu ada tolak ukur penilaian yang melatarbelakangi semua dan harus jelas alasannya. Tidak bisa asal tuding tanpa ada klarifikasi alih-alih dilabel Otoriter, itu bisa menjadi fitnah keji dan mencoreng kredibilitas serta pembunuhan terhadap karakter saya.

“Merasa kecewa dengan pemberitaan kemarin karena menuding saya Otoriter sampai saat ini saya binggung maksudnya apa, namun yang jelas saya merasa dirugikan sekali dengan pemberitaan tersebut karena tidak berimbang dan sumber yang tidak jelas, selain itu selama menjabat sebagai Lurah Purnama saya berusaha melakukan komunikasi dengan semua pihak dan rasanya tidak ada masalah”. ungkapnya dihadapan awak media.

Sambungnya lagi “Pokok persoalan-pun sampai sekarang saya tidak paham, apalagi ada 15 RT tergabung dalam Forum Komunikasi Rukun Tetangga (FKRT) melayangkan mosi tidak percaya karena menganggap saya tidak proaktif kepada masyarakat, tragisnya lagi surat tersebut ditujukan langsung ke Walikota pada tanggal 28 Juni 2022 kemarin ada apa ini”.

“Saya dikatakan tidak proaktif, tidak pernah mengakomodir masukan-masukan, tidak mengajak partisipasi dari LPMK dan RT sebagai perpanjangan tangan masyarakat, dan terjadinya perbedaan pandangan atau
Polarisasi antar RT akibat kebijakan yang bersifat otoriter, jelaskan dulu Otoriternya dan Polarisasi dimana biar saya tahu dimana dan kapan semua itu saya lakukan, bahkan saya rasa sebaliknya beberapa kali mengajak berdialog namun tidak ada tanggapan”. ungkap Lurah yang menjabat seumuran jagung, karena belum genap setahun menjadi Lurah Purnama.

“Saya minta agar kedepannya bila ada persoalan dikomunikasikan terlebih dahulu, saya merasa yang dituduhkan itu tidak benar dan saya diperintahkan pak Wali menjabat disini (Purnama) bagaimana kedepannya agar lebih baik dari sekarang bukan malah kebalikannya dan ini saya buktikan mengajak semua komponen yang ada untuk berdialog, berdiskusi dan musyawarah namun tidak ada respon”. ujar Lurah seraya menunjukkan pesan WhatsAap yang dikirim ke beberapa pihak.

Sedangkan dari awak media terkait keberatan Rusli S.Sos. Msi selaku Lurah Purnama, awak media menyebut mendapat kiriman pesan WhatsAap dari nomor tidak dikenal, bahkan ketika di hubungi kembali tidak membalas begitupula saat awak media meminta klarifikasi ke Camat dan Walikota tidak juga ada tanggapan.

“Saya dikirim seseorang melalui pesan WhatsAap dari nomor tidak dikenal dan ketika di hubungi kembali tidak aktif, konfirmasi juga saya lakukan ke Camat dan Walikota namun tiada tanggapan, kalau untuk pak Lurah saya ingin meminta tanggapan tapi tidak ada nomor yang bisa dihubungi sampai berita rilis kemarin”. ungkap awak media menjelaskan duduk persoalan berita terdahulu.

Terkait ada tudingan miring terhadap Rusli, salah satu warga Purnama yang tidak ingin disebut namanya menyampaikan kepada awak media bahwa ada dugaan yang terjadi ini ada yang menunggangi, karena selain masih baru sebagai Lurah disini (Purnama), saya melihat pak Lurah sekarang kepemimpinannya cukup baik dan tidak ada masalah, sebagai warga Purnama heran juga ketika ada isu yang menyatakan Lurah melakukan ini, itu, bla, bla, bla dan sebagainya.

“Kok bisa ya, ada yang menuding pak Lurah Otoriter, Polarisasi tidak mengakomodir kelompok ini itu dan sebagainya, saya rasa tudingan itu tidak berdasar sama sekali ada skenario tertentu dibalik tudingan itu semua, berharap masyarakat Purnama bijak menilai jangan terpancing, dan untuk Lurah semoga kejadian ini ada hikmahnya dan menjadikan tekad lebih baik ke depan dalam menjalankan amanah, membuktikan kinerja lebih baik dan memberi kemajuan signifikan di masyarakat Purnama dan sekitarnya”. ungkap warga Purnama yang tidak ingin di sebut namanya itu.***(Red)

(Visited 95 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *