Lurah Bagan Kota Aspri Mulya, S.STP, M.Si laksanakan Kamis Gotong Royong Didampingi Babinsa Bagan Kota Sertu Ahmad Arifin Pohan

ROKAN HILIR,(MPC) – Kelurahan Bagan Kota melaksanakan kamis bersih di wilayah RT 06, RT 07 dan RT 08, kota Bagansiapiapi, kecamatan Bangko, kabupaten Rokan Hilir-Riau, Kamis (09/09/2021).

Tampak Lurah Bagan Kota Aspri Mulya, S.STP, M.Si dan Babinsa Bagan Kota Sertu Ahmad Arifin Pohan ikut serta dalam pembersihan sampah di parit dan selokan di daerah pemukiman warga Tionghoa Bagansiapiapi.

“Kebetulan di Bagan Kota daerah perkotaan rata-rata warga Tionghoa yang tidak memiliki halaman pada ruko mereka jadi kita fokuskan pembersihan sampah yang berada di parit atau selokan saja,” terangnya.

Hal ini, lanjutnya menjelaskan agar tidak ada lagi sampah di parit yang dapat menghambat aliran lajunya air.

Pembersihan parit dan selokan ini, kata dia, saat ini banyak sampah plastic dan sampah lainnya yang telah diangkat. Bahkan sampah tersebut masuk ke wilayah selokan rumah masyarakat yang dapat menghambat laju jalannya air.

“Kita berharap kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan khususnya yang membuka usaha kedai kopi, kedai makanan dan usaha lainnya,”ujarnya.

Dijelaskannya pembersihan lingkungan daerah kelurahan Bagan Kota ini akan di laksanakan secara rutin setiap hari kamis yang merupakan program kamis bersih bupati dan wakil bupati sebagai kepala pemerintah daerah kabupaten Rokan Hilir (Rohil).

“Kami siap mendukung program bupati dan wakil bupati,”tuturnya.
Pembersihan program kamis bersih pada hari ini, kata Lurah Bagan Kota, dilaksanakan di wilayah RT 06, Rt 07 dan RT 08.

“Insya Allah minggu depan kamis bersih di wilayah RT 08, RT 09 dan RT 10,”ucapnya.
Dalam melaksanakan kegiatan kamis bersih ini, kata Lurah Bagan Kota, diikuti oleh babinsa Bagan Kota, Bhabinkamtibmas Bagan Kota, ketua RW, ketua RT, perangkat kelurahan Bagan Kota dan masyarakat kelurahan Bagan Kota.
“Karena daerah perkotaan rata-rata di domisili oleh masyarakat Tionghoa biasanya enggan ikut serta. Namun dalam kegiatan ini ada sejumlah masyarakat Tionghoa ikut juga bergabung bersama kami untuk membersihkan parit maupun selokan,”katanya.

Dalam pembersihan ini, lanjutnya sedikit keterlambatan karena peralatan yang masih minim kemudian disetiap jalan maupun teras didepan ruko pemukiman masyarakat Tiong hoa tidak memiliki kotak untuk mengecek dan pembersihan parit atau selokan.

Sementara itu, babinsa Bagan Kota sertu Ahmad Arifin Pohan menjelaskan kepada jurnails untuk menghimbau kepada masyarakat yang membuka warung menjual makanan agar tidak membuang sampah sembarangan.

“Terutama sampah-sampah plastic. Karena sampah plastic tidak akan hancur. Begitu juga kepada para pembeli makanan dan di toko agar tidak membuang sampah plastic di sembarangan tempat,” pungkasnya. (aharis)

 

Editor : Feri Windria

(Visited 28 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *