Lonjakan Covid-19 Deraktis, Direktur RSUD Siapkan Kamar Tambahan

Foto : drg Ridhonaldi Direktur RSUD Dumai

DUMAI, (MPC) – lonjakan terpaparnya virus corona (Covid-19) di kota Dumai semangkin deraktis. Sehingga pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai mengeluarkan surat edaran untuk penutupan ruang perawatan dan pelayanan pasien Covid-19.

Saat di konfirmasi Mediapesisir.com melalui henpon saluler Direktur RSUD Kota Dumai drg Ridhonaldi terkait lonjakan deraktis kasus baru Covid-19, Yang terus mengalami peningkatan akan mengoptimalkan kamar tambahan untuk pasien yang akan di rawat untuk di isolasi oleh pihak Rumah Sakit.

Ridho juga memutuskan penutupan ruangan VIP A dan VVIP B untuk sementara dan dijadikan ruangan perawatan Covid-19 terhitung mulai tanggal 31 Agustus 2020,”imbuhnya.

Untuk lonjakan yang tidak terduga pasien Covid-19, Direktur RSUD akan menyiapkan 30 kamar lagi untuk pasien Covid-19,”tambah Ridho.

“Kami juga akan terus berupaya menyiapkan kamar tambahan untuk para pasien yang akan di isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dumai.

Sedangkan ketersediaan ruangan VIP untuk pasien yang membutuhkan hanya di VVIP C,”pungkas Ridho

Demi meminimalisir kejadian tidak terduga semua pasien yang akan dirawat inap (BPJS dan Perusahaan yang kerja sama) diwajibkan untuk dilakukan rapid test.

Bagi pasien umum harus meminta persetujuan terhadap pasien dan keluarga pasien, Dalam format terlampir yang ditanda tangani oleh pasien dan keluarga pasien,” sambung Ridho.

Ridho menambahkan, Dengan adanya perubahan ini dapat dimaklumi, Ia juga
mengingatkan kepada masyarakat Dumai untuk menggunakan masker, cuci tangan pakai sabun, dan selalu jaga jarak,” tambahnya lagi.

Seiring meningkatnya pasien positif Covid-19 di kota dumai. Himbauwan Walikota Dumai limitasi berkunjung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai.

Untuk Itu, Salah satu langkah antisipasi penyebaran virus Covid-19. Untuk sementara jam besuk atau berkunjung “DITIADAKAN” sampai waktu yang akan diberitahukan.

Pasien yang sedang dirawat inap diperbolehkan ditunggu oleh satu orang, Yang dalam keadaan sehat (Tidak demam atau flu).

Pasien rawat jalan, Poliklinik memasuki gedung rawat jalan diantar oleh 1 orang pengantar untuk mengurangi kepadatan,” tutup Ridho.

(Feri Windria)

(Visited 118 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *