Komisi ll kembali Hearing dengan Managemen PT.SSL dan Masyarakat Desa Batas

PASIR PANGARAIAN, (MPC) – Akhirnya masyarakat desa Batas sudah mulai mendapat angin segar karena dari hearing lanjutan yang dimediasi Komisi II DPRD Rokan Hulu (Rohul), Senin siang (5/10/2020) pihak managemen PT. Sumatera Silva Lestari (SSL) merespon permintaan masyarakat Desa Batas, Kecamatan Tambusai, Rohul.

Mediasi kelanjutan membahas terkait pembagian dana kompensasi kerjasama antara PT SSL dengan Koptan SS Sialang, dimana pekan sebelumnya digelar pertemuan, yang intinya Pemdes Batas, Kecamatan Tambusai, mendesak PT SSL mempertanyakan kopensasi bagi hasil dari kerjasama 2.753 hektar lahan akasia yang kelola perusahaan.

Dipertemuan itu, PT.SSL berkomitmen bayarkan kompensasi kerjasama, antara perusahaan dengan Kopetan SS sebesar Rp. 1,5 miliar pada 2015 silam, sehingga realisasi Rancangan Kerja Tahunan sebesar Rp490 Juta dari luas 210 hektar yang masuk rencana kerja 2019 yang sudah terlaksana dengan dipotong dari pinjaman koperasi.

“Sebagai perusahaan yang bekerjasama dengan masyarakat desa melalui koptan SS, maka perusahaan komit membayarkan kompensasi tersebut,” janji Muller.

Di katakan Muller, perusahaan PT SSl sudah beroperasi di Rohul sejak tahun 2000, namun pihak perusahaan komit dalam membayarkan kompensasi kerjasama dengan masarakat desa Batas, secara teratur. Dan dilakukan secara berkala.

Kemudian dimediasi selain membahas masalah kompensasi, pihak PT SSL juga akan membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya ke masyarakat tempatan. Dirinya meyakinkan, managemet PT.SSL buka peluang luas atas kesempatan kerja tersebut bagi masyarakat tempatan.

Usai mediasi, Kades Batas T Musrial mengakui, berterima kasih atas komitmen yang disebutkan pihak manajemen dalam pertemuan dengan Komisi II DPRD.

“Kita juga berterimakasih,dengan kehadiran pihak perusahaan dan Komisi II DPRD Rohul yang berusaha membantu menyelesaikan masalah ini,” ungkap T Musrial.

Dia berharap, keberadaan PT SSL bisa membawa kesejahteraan bagi masyarakat tempatan, terutama dalam membuka peluang ekonomi demi mendorong kesejahteraan masyarakat desa Batas yang lebih baik. Kemudian, terkait kopensasi.yang diberikan perusahaan juga diharapkan sesuai dengan MoU 70: 30 dan harga per tonya juga bisa dinaikan oleh perusahaan.

“Di Desa Batas ada sekitar 600 KK yang tergabung dalam Koptan SS. Kita berharap, pihak perusahaan juga turut memberikan perhatian kepada masyarakat desa. Nantinya akan ada petemuan lanjutan, yang masih dimediasi Komisi II DPRD. Berharap, baik kopensasi dan luas lahan bisa disingkronkan antara masyarakat dengan pihak PT.SSL,” harap Tengku Musrial.

Ditempat terpisah, Ketua Komisi II DPRD Rohul Arif Reza Syah menegaskan, pihaknya senang atas hadirnya berbagai pihak dalam pertemuan itu. Dan sudah ada nampak ttitik terang untuk kesepakatan, baik masyarakat dengan pihak perusahaan.

“Mudah-mudahan, setelah pertemuan hari ini, tidak ada lagi persoalan yang timbul diantara kedua belah pihak.

Tampak hadir dalam acara Hearing tersebut yaitu Ketua Komisi ll H Arif Reza Syah LC, yang menjadi pimpinan sidang, dan sekretaris Budi Suroso dan anggota Murkhas. Sedangkan dari perusahaan langsung di hadiri oleh Komisaris PT. SSL . Muller Tampubolon beserta beberapa stap dan jajarannya.

Sedangkan dari pihak masyarakat Desa Batas yaitu pengurus Kelompok Tani Sialang Sakti (Koptan SS), kades Batas Tengku Musrial, Sekdes Batas Tarmizi, tokoh masyarakat Ismar, tokoh agama H Edisar Usman.

(Kaliun Siregar).

(Visited 13 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *