KKM Tandatangani Komitmen Kerjasama Desa Pamsimas V Tahun 2021

PADANG LAWAS, (MPC)- Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM ) di Kabupaten Padanglawas (Palas), Provinsi Sumatera Utara (Provsu) menandatangani perjanjian kerjasama desa sasaram program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) V Tahun 2021, penanda tanganan langsung disaksikan Kadis Perumahan Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Perkimhub) Palas Ronny Syaiful Lubis MM, bertempat di Aula Dinas Perkimhub, Jum’at (19/3/21).

Koordinator Pamsimas Kabupaten Palas Hasram Hariq ST, Jum’at (19/3/21) mengatakan penandatangan perjanjian kerjasama antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Provsu dengan Kelompok Keswadayaan Masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan di desa.

“Pelaksanaan Pamsimas V tahun 2021 untuk sementara hanya di 4 desa reguler sedangkan desa berkelanjutan dan HID ada 5 Desa serta 1 Desa dari APBD Palas, keseluruhan berjumlah 10 Desa” jelas Hasram Hariq kepada Media saat ditemui.

Kegiatan Pamsimas V tahun 2021 di “Bumi Serambi Mekah` dilaksanakan di 9 desa reguler yang bersumber dana APBN dan 1 desa reguler menggunakan APBD kabupaten Palas.

Adapun Desa yang terdaftar adalah Desa Rao Rao Dolok Kecamatan Sosa (KKM Al Abror), Desa Tanjung Botung Sosa Jae Kecamatan Sosa (KKM TJB Saba Parik), Desa Tanjung Baringin Kecamatan Huristak (KKM Dusun Nagargar), Desa Tobing Jae Kecamatan Huristak (KKM Hula hula Nagodang), Desa Hulim Kecamatan Sosopan (KKM Olo Dabo), Desa Pir Trans Sosa II Kecamatan Hutaraja Tinggi (KKM Berkah), Desa Pir trans Sosa IIIB Kecamatan Hutaraja Tinggi (KKM Bina Air), Desa Sipagabu Kecamatan Aek Nabara Barumun (KKM Lunas Jaya), Desa Sisalean Kecamatan Barumun Barat (KKM Tigor Bersama) dan Paya Bahung Kec.Aek Nabara Barumun.

Masyarakat (BLM) dari APBN bisa digunakan Satuan Kerja (Satker) pembangunan infrastruktur permukiman untuk melaksanakan kegiatan tersebut, kata Hasram Hariq.

Sementara itu Kadis Perkimhub Palas Ronny Syaiful Lubis MM melalui Kabid Kawasan Permukiman Herman Hasibuan sebagai Fasilitator Pengawas Pemerintah mengatakan, Program Pamsimas dinilai sukses jika mampu memberikan pelayanan air minum yang maksimal dan memberi kepuasan kepada seluruh masyarakat pengguna yang menjadi target pemanfaat Pamsimas. Untuk terlaksananya semua itu dibutuhkan komitmen, kerjasama dan kekompakan antar semua elemen masyarakat, khususnya dalam mendukung keberlanjutan sarana yang dibangun Pamsimas sehingga secara optimal memberikan manfaat bagi masyarakat.

Peran fasilitator dan Tim Pamsimas Kabupaten sangat vital guna memastikan semua pekerjaan dilakukan sesuai dengan spesifikasi teknis dan didukung dokumen serta administrasi yang valid. Penandatangan komitmen bersama antara PPK dan KKM, didalamnya ada hak dan kewajiban setiap pihak, ada konsekuensi hukum yang mengikat. PPK bertugas menyalurkan dana bantuan BLM ke rekening kelembagaan KKM, dan pada saat yang sama PPK juga harus memastikan dana BLM digunakan sesuai peruntukannya sebagaimana tertuang dalam RKM. Ditambahkannya, KKM harus mampu mengelola dana BLM sesuai RKM; KKM harus mampu menunjukkan yang dikerjakan oleh masyarakat tidak kalah kualitasnya dengan yang dilakukan oleh pihak ke tiga atau kontraktor, syukur-syukur malah lebih bagus. Sarana-prasarana yang dibangun masyarakat nantinya akan dinikmati oleh masayarakat sendiri sehingga pengerjaannya tidak boleh dilakukan secara sembarangan, harus berpegang pada ‘Juknis’ dan SOP program Pamsimas, tegas Herman. (ASWIN).

 

Editor : Feri Windria

(Visited 34 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *