Inspektorat Laksanakan Sosialiasi UPG Kepada Kepala Sekolah

MEDIAPESISIR.COM, (PADANG LAWAS) – Dalam upaya membangun Budaya “Anti” Gratifikasi, Tim Penyuluhan Unit Pengendali Gratifikasi (UPG) Kabupaten Padang Lawas menggelar Sosialisasi Pungli dan Gratifikasi, Kamis (8/9/22). Sosialisasi kepada kepala sekolah SD dan SMP se-Kabupaten Padang Lawas.

Kegiatan tersebut dengan membawa materi Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi sesuai dengan Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nomor 02 tahun 2019 tentang Pelaporan Gratifikasi, dengan Narasumber tim UPG Padang Lawas, bertempat di Aula Hotel Al Marwah Jalan Kihajar Dewantara Padang Luar Sibuhuan.

Inspektur Kabupaten Padang Lawas Harjusli Fahri Siregar SSTP M.Si CGCAE didampingi Sekretaris Tri Hendra Apria Dinata SKM M.Kes dan Irban Wilayah II Ramlan Efendi Lubis ST kepada Media mengatakan kegiatan ini dianggap penting guna memberikan pengetahuan kepada para kepala sekolah untuk lebih mewaspadai gratifikasi dan pungutan liar (pungli) di lingkungan sekolah.

“Kita ingin mewaspadai keberadaan Gratifikasi dan pungutan liar (pungli) untuk mewujudkan kualitas pendidikan lebih akuntabel serta transparan, karena, kita sudah memiliki Peraturan KPK Nomor 02 tahun 2019 tentang Pelaporan Gratifikasi, Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 10 tahun 2021 tentang Pedoman Pengendalian Gratifikasi di Lingkungan Pemkab Padang Lawas serta adanya Surat Keputusan Bupati Padang Lawas Nomor 700/036/KPTS/2021, 28 Januari 2021 tentang Pembentukan UPG di Lingkungan Pemkab Padang Lawas,” katanya.

Fahri menambahkan, Tujuan dari kegiatan UPG ini adalah mensosialisasikan Pengendalian Gratifikasi para Kepala OPD, Koordinator UPTD Disdikbud Kecamatan dan para Kepala Sekolah SD dan SMP se-Padang Lawas, serta Pemahaman yang luas tentang Gratifikasi kepada para pejabat pemerintah dan membangun komitmen bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, transparan serta bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

“Jadi semua sama-sama bertindak bagaimana gratifikasi dan pungli di dunia pendidikan bisa dicegah. Kami juga menghimbau kepada seluruh kepala sekolah ini untuk selalu menanamkan budaya anti Pungli, Suap dan Gratifikasi dimulai pada lingkungan yang lebih kecil, tegas Fahri.
(ASWIN)

Editor : Redaksi

(Visited 27 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *