Fraksi Demokrat Dumai ”Walk Out” Dari Sidang Paripurna

DUMAI, (MPC) – Rapat Paripurna Selasa (21/09/2021) terkait penyampaian Pandangan Umum Fraksi DPRD terhadap Penjelasan Walikota Dumai pada Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Kota Dumai Tahun Anggaran (TA) 2021, diwarnai sebuah kejadian langka.

Peristiwa langka tersebut adalah “Walk Out” atau keluarnya Fraksi Partai Demokrat dari sidang Paripurna, alhasil keluarnya Partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono ((AHY) itu sontak membuat 22 Anggota DPRD yang hadir saat itu kaget. Begitu pula Forkopimda atau yang mewakili, serta ASN yang terdiri dari beberapa Kepala Dinas serta tak luput awak media yang ada disitu.

Kekagetan diawali dari dipersilahkannya Fraksi Demokrat untuk menyampaikan Pandangan Umum di kesempatan pertama oleh pimpinan sidang Bahari yang juga Wakil Ketua DPRD. Sesaat setelah Suprianto yang didaulat menyampaikan sikap Partainya yaitu Partai Demokrat, bahwa mereka mundur/keluar dari Sidang Paripurna dengan beberapa alasan, saat itulah suasana Sidang Paripurna sontak berubah.

Walikota Dumai Paisal SKM MARS pada penglihatan awak media, saat niatan mundur/keluar disampaikan Suprianto terlihat orang nomor satu Dumai itu sampai memiringkan badan untuk mengarahkan pandangan kearah Suprianto yang ada di podium tepat di sampingnya. Kondisi yang sama juga di perlihatkan Ketua DPRD Agus Purwanto yang nota bene kader Demokrat sendiri, memperlihatkan gestur kekagetan atas sikap Partainya.

Setelah menyampaikan sikap Partainya, Suprianto lantas turun dari podium untuk menyalami Walikota dan 3 (tiga) Pimpinan DPRD yaitu Mawardi, Bahari dan juga Agus Purwanto. Tindakan Suprianto segera diikuti 3 (tiga) Anggota DPRD lain yang berasal dari Partai Demokrat juga, yaitu Ronny Bakara, Kamisan dan Mara Hamdan Harahap.

Anehnya, Agus Purwanto terlihat tidak bergerak untuk mengikuti rekan-rekan Partainya, ia hanya berdiri dari tempat duduk dan menyalami mereka satu persatu. Tentunya sikap Ketua DPRD, Agus Purwanto yang terkesan tidak manut dengan sikap Partainya menjadi perhatian awak media. Lantas apa kelak tindakan Partai terhadap Kadernya yang bersikap “mbalelo” tentu menarik untuk diketahui kelanjutannya.

Terkait hal tersebut awak media mencoba menghubungi Cahyo Suprapto melalui panggilan WhatsAap, namun beberapa kali dilakukan tidak ada respon dari Plt DPD Demokrat Kota Dumai tersebut. Namun didapat informasi, sebelah petangnya pria yang akrab disapa Cahyo tersebut dihubungi Walikota Dumai Paisal, namun apa isi percakapan tidak ada yang tahu sebagaimana dikatakan sumber.

“Beberapa jam setelah Paripurna, Mas Cahyo dihubungi oleh Walikota melalui Hanphone salah seorang ASN, bahkan percakapan itu melalui Video Call. Kenapa Walikota tidak memakai HP-nya sendiri dan memakai HP orang lain, karena paginya Paisal sudah 2 (dua) kali menghubungi Mas Cahyo namun tidak di gubris, mungkin karena hal itulah HP orang lain yang dipakai”. sebut sumber yang enggan disebut namanya. (Rls/Feri).

 

(Visited 20 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *