Di Duga Kerja Sama Oprasional Tiga Perusahaan Besar Proyek Air Bersih Mangkrak

foto ilustrasi

MEDIAPESISIR.COM, DUMAI – masyarakat Kota Dumai meminta KPK.Kejaksaan Agung.Kapolri cq Mabes Polri mengusut tuntas kasus penipuan akan dilakukan Perusahaan Air minum Tirta Dumai Bersemai Kota Dumai dalam Kerjasama Bangun Guna Serah /Build Operate Transfer Plus (BOT+)selama 25 ( dua puluh lima tahun.

” Badan Usaha akan ditipu oleh PDAM PT.Tirta Dumai Bersemai adalah KSO PT.Adhi Karya (Persero)Tbk -PT Adaro Tirta senilai 400 milyar rupiah bahkan ada mengatakan 484 milyar rupiah.

Dimana perusahaan daerah bersama Tim Amdal melakukan manipulasi data data penelitian mengatakan air baku Sungai Mesjid madih bisa dipergunakan sebagai air baku membuat air minum.

Hasbi mengungkapkan” berdasarkan diskusi amdal dengan beberapa Tim mengatakan bahwa air Sungai Mesjid tidak bisa diandalkan sebagai sumber air baku untuk In take air bersih karena mengandung kadar gambut asam yang tinggi dengan kedalaman gambut 15 meter sama dengan 20 meter bila tidak hujan selama sebulan air dihulu sudah kering mudah terbakar apalagi kalau air tersebut diambil bukan hanya asap gambut yang datang tetapi bara api gambut yang datang,”Paparnya

Lanjutnya lagi, ” kami meminta pihak Perusahaan Air Tirta Dumai Bersemai memutuskan kontrak kerja yang tak masuk akal merugikan pihak perusahaan membangun proyek air minum padahal sumber air baku tidak ada sama sekali dan dua puluh lima tahun lagi dengan nilai kontrak karya ratusan milyar rupiah suatu hal yang naip dan tak masuk akal.” Ungkapnya.

Bilamana KSO, Kerja sama prosional masih juga dijalankan dengan memanipulasi data data amdal maka kita minta Direktur PDAM PT.Tirta Dumai Bersemai ditangkap karena dengan sengaja menipu perusahaan lain mengatasnamakan rakyat dumai dan perusahaan daerah.

” Kami meminta Pihak KPK.Kejaksaan Agung RI dan Kapolri menangkap Direktur PDAM PT.Tirta Dumai Bersemai karena berani sekali memanipulasi data data amdal air minum yang katanya layak.

Kami juga meminta Pemko Dumai dengan DPRD Kota Dumai jangan melakukan penipuan demi penipuan kebohongan demi kebohongan untuk menipu rakyat Dumai dengan janji janji palsu air minum dan pemberian harapan palsu padahal proyek air minum 233 milyar tak jadi sama sekali sudah dibayar 146 milyar rupiah dengan bangkai bau busuk Barang tak ada sama sekali ditambah lagi demgan kebohongan KSO baru bagi menutup borok borok kudis.

Di duga dengan Sengaja menghabiskan uang masyarakat Dumai bermilyar rupiah ditambah lagi KSO perusahaan daerah PT.Tirta Dumai Bersemai PT.Adhi Karya Persero – PT.Adaro Tirta KSO abal2 bagi menutupi bau busuk KKN sebelumnya menghabiskan dana apbd dumai dgn swasta 484 milyar rupiah sungguh fantasi dan sangat gila sekali penipuan kelas berat ini.” Tutupnya.

Sumber : Hasbi
Editor : Feri

(Visited 6 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *