Basir Mantan Anggota BPD Desa Darul Aman Periode 2015-2020 Merasa Dirugikan

BENGKALIS,(MPC) – Mantan anggota BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Darul Aman Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis, Selasa (04/05/2021, Basir (57) mendatangi awak Mediapesisir.com (Marzuki), dimana Basir menjelaskan tentang masalah yang ia alami.

Basir adalah mantan anggota BPD Desa Darul Aman periode 2015-2020 yang mana selama 11 bulan tidak menerima lagi tunjangannya selaku anggota BPD,” ungkapanya.

Lanjut, Basir mencerikan bahwa pernah tersandung hukum pidana pada tahun 2019 selama 2,4 tahun (dua tahun empat bulan), dan keluar tanggal 29 Januari 2021 yang lalu.

Setelah bebas menghirup udara segar, Basir menemui Kepala Desa dan menanyakan status keanggotaan sebagai anggota BPD kepada kepala Desa, Namun Basir bukan lagi anggota BPD Periode 2019-2020 di karenakan tersandung hukum, dan otomatis diberhentikan,” kata Basir.

Menurut PERMENDAGRI 110 tahun 2016 anggota BPD bisa di berhentikan apa bila putusan pengadilan selama 5 (Lima) tahun, sementara saya cuma di vonis Pengadilan 3,6 tahun (tiga tahun enam bulan), Basir menjalani cuma 2,4 tahun (dua tahun empat bulan).

Sebelumnya kata Basir, sudah pernah menghubungi Rinaldo dari Dinas PMD Kabupaten Bengkalis, menanyakan permasalahannya dan mengatakan selagi tidak ada Surat Keputusan pemberhentian dari Bupati maka Basir masih berhak menerima apa yang menjadi Hak saya tunjanganhonor,” imbuhnya.

” Namun berbeda dengan jawaban kepala Desa kata Basir yang mana pernah mangatakan kalau Basir menunggu keputusan dari PMD Kabupaten Bengkalis,” Ceritanya.

Hal inilah yang membuat Basir merasa dirugikan dan rasanya dipermainkan, karna tidak ada kepastian Hukumnya, apakah seperti ini Undang – Undang di Nagara ini,” ujarnya.

” Untuk itu, Basir akan membawa masalah ini ke jalur hukum apa bila tidak ada juga penyelesaian terhadap hak saya,” tutup Basir.

(Visited 168 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *