Akankah Hendri Sandra Pisah Sambut

DUMAI, ( MPC ) – Pilkada serentak tinggal menghitung hari, Peserta pemilihan kepada daerah di kota Dumai, Bahkan pasangan bakal calon sudah menetapkan pasanganya masing-masing, Seperti Edi Sepen-Zainal Abidin dengan slogan EZA, Yang di usung partia PKS dan PAN, dengan 7 kursi di DPRD, Sedangkan pasanga Paisal-Amris (PAS) bakal di usung dengan partai Golongan Karya (GOLKAR), PPP, Dan partai NasDem, Yang berjumlah 10 Kursi di DPRD.

Pasangan yang baru saja juga senter di perbicangkan, Pasalnya partai Demokrat kota Dumai sebagai partai pemenang di Legeslatif 2019, Yang di Nakodahi Eko Suharjo sekaligus Incumbert atau patahana wakil walikota Dumai hanya mampu berpasangan dengan partai hanura untuk memuluskan di pilkada serentak di kota Dumai, jika di gabungkan Demokrat dan Hanura hanya mampu meraih 6 kursi saja di DPRD kota Dumai.

Sedangkan pasangan Hendri Sandra dan Muhammad Rizal Akbar (HANDAL), Sampai saat ini belum pasti untuk bertarung di pilkada serentak, Siapakah yang mengusung Hendri Sandra dan Muhammad Rizal Akbar untuk berlayar di pilkada Dumai,

Pasalnya, Berdasarkan surat Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia kota Dumai pada tanggal 26 Agustus 2020 yang bernomer surat 034/EX/DPC-17.03/VIII/2020 Prihal Peringatan untuk pemenuhan syarat pencalonan.

Berdasarkan peraturan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan nomer 24 Tahun 2017 tentang retkrutmen dan seleksi calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan BAB IX Pencabutan dukungan pasal 33 ayat I poin B yang berbunyi 2 (Dua) Minggu sebelum jadwal pendaftaran di KPU.

Bersama ini Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan kota Dumai menyampaikan kepada Hendri Sandra. SE Calon Walikota Dumai dan Muhammad Rizal Akbar. S, HI, M Phil calon wakil walikota Dumai yang telah di rekomondadikan oleh Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan untuk dapat memastikan dukungan tambahan dalam rangka pemenuhan syarat pencalonan 20% perolehan kursi.

Apabila sampai hari Kamis tanggal 27 Agustus 2020 tidak dapat memastikan dan meyakinkan Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan kota Dumai akan akan mengusulkan kepada Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan untuk mencabut rekomendasi yang telah di keluarkan kepada Hendri Sandra,SE.

Bahkan, Waktu yang di berikan pasangan Hendra Sandra dan Muhammad Rizal Akbar sampai saat ini belum ada dukungan dari partai yang tersisa Yaitu Gerindera dan PDI-Perjuangan.

Apakah Hendri Sandra akan pisah sambut dengan pasanganya sebagai peserta pilkada sekaligus memuluskan berlayar di pilkada Dumai bersama Gerindera.

Di kutip dari Rantau News.com, Aci nampaknya berharap koalisi PDIP – Gerindra dapat terwujud di Pilkada Dumai 2020. Sebagai kader, Aci tidak ingin melampaui kewewenangan DPD maupun DPP. Dalam kondisi yang sangat menentukan nasib partai 5 tahun kedepan, Aci berharap ‘Burung Garuda’ dapat terbang tinggi di Pilkada Dumai 2020.

“Sampai saat ini, belum ada perintah DPP siapa yang akan diusung. Namun, kita berharap di Pilkada Dumai 2020, Gerindra menjadi partai pengusung bukan partai pendukung,” tukasnya.

Terkait kader Gerindra Dumai yang pernah diusulkan maju di Pilkada Dumai 2020, Nita Ariani, Idrus dan dirinya, Aci nampaknya memberikan sinyal – sinyal dukungan kepada Nita Ariani. Santer adanya pembicaraan koalisi antara PDI-P–Gerindra di Pilkada Dumai 2020, Aci menyampaikan hanya dapat berharap agar koalisi ini benar-benar terjadi dan DPP akan mengusung kadernya maju sebagai kontestan yaitu Nita Ariani.

(Feri Windria)

(Visited 313 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *