1.843 Orang Pelaku Usaha Mikro Menerima Bantuan Presiden dari Bupati Palas

PADANG LAWAS, (MPC) –
Bupati Padanglawas (Palas) H.Ali Sutan Harahap (TSO) menyerahkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif secara Simbolis kepada 1.843 orang pelaku Usaha Mikro (BPUM) yang terdampak Covid-19 di Kabupaten Palas.

Bantuan diserahkan di Aula Pendopo Bupati, Rabu (07/10/20). Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati drg.H.Ahmad Zarnawi Pasaribu CHt MM MSi, Asisten II H.Panguhum Nasution MSP, Kadis UKM Perindagkop Paruhuman Harahap SE MSi, Pimpinan BRI Cabang Sibuhuan Eldin Suranta Tarigan beserta staf, Para Camat dan beberapa perwakilan dari pelaku usaha mikro.

Dalam sambutannya Bupati Palas H.Ali Sutan Harahap (TSO) menyampaikan bahwa BPUM ini bukan merupakan dana dari pinjaman, melainkan dana hibah yang diberikan kepada pelaku usaha mikro untuk bantuan modal usaha guna membangun kembali perekonomian yang merosot saat ini.

“Ini bukan dana pinjaman melainkan ini adalah dana hibah yang diberikan kepada pelaku usaha mikro yang terdampak covid, ini disampaikan agar tidak ada kecurangan-kecurangan yang terjadi dan tidak ada pemotongan dana, dan semoga dana hibah ini benar- benar digunakan untuk modal usaha,” jelas TSO.

Dikatakannya, BPUM ini merupakan upaya membantu usaha mikro agar lebih produktif dalam berupayah pulih dan bangkit akibat terdampak Covid-19.

Terpisah, Kepala Dinas (Kadis) UKM Perindagkop Palas Paruhuman Harahap MSi melalui mengatakan, untuk kabupaten Palas sendiri total yang menerima bantuan saat ini sebanyak 1.843 orang dan usulan bulan September sebanyak 990 orang saat ini masih menunggu Verifikasi dari pusat.

Kadis menambahkan, seluruh pelaku usaha yang mendapatkan bantuan harus membuka Rekening melalui BRI Cabang Sibuhuan dan nilai besaran yang diterima sebesar Rp.2.400.000/orang selama Empat Bulan (4) bisa dicairkan di Kantor BRI Cabang atau pun di BRI Unit, katanya. (Bocis)

Editor : Feri Windria

(Visited 140 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *